BPBD Beri Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana di Sekolah

  • 10 Jul 2026 00:55 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo ikut andil dalam memberikan materi edukasi dan simulasi mitigasi bencana pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa SMA Negeri 2 Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana alam maupun non alam. Kamis (9/7/2026).

Dua narasumber kompeten dari BPBD Provinsi Gorontalo hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Moh. Tahir Laendeng sebagai pemateri edukasi kebencanaan, serta Pengelola Data BPBD Provinsi Gorontalo Mohamad A. Nasaru yang memandu pelaksanaan simulasi mitigasi bencana.

Dalam sesi edukasi, Moh. Tahir Laendeng menyampaikan pentingnya pengetahuan dasar kebencanaan bagi pelajar. Siswa diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis ancaman bencana, langkah mitigasi, kesiapsiagaan sebelum bencana, hingga tindakan yang harus dilakukan saat kondisi darurat terjadi.

Menurutnya, sekolah merupakan lingkungan strategis dalam membangun budaya sadar bencana. Melalui pembekalan yang tepat, siswa diharapkan mampu mengenali risiko di sekitar mereka dan mengambil tindakan cepat, aman, serta terarah ketika menghadapi situasi bencana.

“Pemahaman mitigasi bencana perlu ditanamkan sejak dini. Siswa tidak hanya harus mengetahui potensi ancaman, tetapi juga memahami langkah penyelamatan diri dan membantu orang lain secara aman,” kata Tahir.

Sementara itu, Mohamad A. Nasaru memandu siswa dalam simulasi mitigasi bencana. Para peserta diarahkan untuk mempraktikkan prosedur evakuasi, mulai dari merespons tanda peringatan, melindungi diri, mengikuti jalur evakuasi, hingga berkumpul di titik kumpul yang aman.

Simulasi tersebut juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, tidak panik, dan mengikuti arahan petugas maupun guru saat proses evakuasi berlangsung. Kegiatan praktik ini diharapkan dapat membantu siswa memahami penerapan materi kebencanaan secara langsung.

Melalui edukasi dan simulasi tersebut, BPBD Provinsi Gorontalo berharap siswa SMA Negeri 2 Gorontalo semakin siap menghadapi potensi bencana. Selain itu, para siswa diharapkan dapat menjadi penyambung informasi kebencanaan bagi keluarga dan lingkungan masyarakat di sekitarnya. (mcgorontaloprov/ppid)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....