Korban Banjir Bandang di Desa Muara Bone Dievakuasi usai Terseret Longsor
- 27 Mei 2026 12:28 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang wilayah pesisir Desa Muara Bone, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa 26 Mei 2026 malam. Bencana yang terjadi sekitar pukul 22.00 WITA itu menyebabkan puluhan rumah warga terdampak, akses pemukiman tertutup material longsor, serta satu warga sempat terseret arus hingga ke laut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, mengatakan tim gabungan bersama warga langsung melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban di tengah kondisi darurat.
Berdasarkan laporan kaji cepat PUSDALOPS-PB Bone Bolango, sedikitnya 35 rumah warga terendam banjir, sementara satu rumah dilaporkan hancur total dan hanyut terbawa material longsor.
Korban yang sempat hanyut diketahui bernama Wahnin Tangahu. Ia berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah warga bersama aparat melakukan pencarian secara cepat di sekitar lokasi pesisir.
“Kami mengonfirmasi ada satu korban yang sempat hanyut terbawa material longsor hingga ke laut atas nama Ibu Wahnin Tangahu. Alhamdulillah, berkat gotong royong dan kecepatan warga di lapangan, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ucap Achril Yoan Babyonggo, Rabu 27 Mei 2026.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RS Tombulilato untuk penanganan darurat sebelum dirujuk ke RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo guna mendapatkan perawatan intensif.
Rumah yang hanyut akibat longsor tersebut dihuni dua kepala keluarga dengan total lima jiwa. Seluruh anggota keluarga bersama warga terdampak lainnya telah dievakuasi ke lokasi pengungsian di Dusun III Desa Muara Bone.
BPBD Bone Bolango bersama TNI, Polri, aparat desa, relawan, dan masyarakat setempat juga terus melakukan penanganan darurat serta membersihkan material lumpur yang menutup akses permukiman warga.
“Mengingat ada material longsoran yang menutup akses pemukiman, kami juga tengah berkoordinasi secara cepat untuk mobilisasi alat berat ke lokasi terdampak agar proses pembersihan material dan pemulihan jalur dapat berjalan cepat,” kata Achril Yoan Babyonggo.
Hingga Rabu siang, aparat gabungan masih melakukan kerja bakti, evakuasi barang milik warga, serta pemantauan kondisi cuaca untuk mengantisipasi kemungkinan banjir dan longsor susulan di wilayah Kecamatan Bone.
BPBD Bone Bolango juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir dan lereng perbukitan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....