Kanwil Kemenag Gorontalo Tingkatkan Kompetensi Operator melalui EMIS 4.0
- 29 Sep 2026 18:14 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo terus mendorong peningkatan kapasitas pengelola data madrasah melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Hal tersebut ditandai dengan pembukaan kegiatan Refreshment Penggunaan Aplikasi EMIS 4.0 dan Implementasi Aplikasi EMIS GTK bagi Admin EMIS Kabupaten/Kota dan operator madrasah serta Raudhatul Athfal se-Provinsi Gorontalo, Senin 28 September 2026.
Kegiatan yang dibuka Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Y. Bobihu, tersebut berlangsung selama tiga hari, 28 hingga 30 September 2026, di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.
Turut hadir Plt. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Hj. Fitriyani Humokor, para Ketua Tim Kerja Bidang Pendidikan Madrasah, narasumber dan fasilitator, Tim EMIS, serta para peserta dari kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
Dalam arahannya, Mahmud mengapresiasi kedisiplinan peserta yang mengikuti kegiatan. Ia menilai kehadiran peserta sebelum waktu yang ditentukan menunjukkan komitmen dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, kedisiplinan tidak hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi juga harus diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.
Mahmud juga menegaskan posisi operator sebagai bagian penting dalam mendukung kelancaran administrasi dan pengelolaan data di lingkungan Kementerian Agama.

Ia menyebut data yang dikelola operator tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan administrasi, tetapi juga menjadi dasar dalam perencanaan program, pengambilan kebijakan, hingga peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, kompetensi operator perlu terus ditingkatkan, terutama seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat.
Mahmud mengaitkan kegiatan tersebut dengan kebutuhan aparatur untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dari era Industri 4.0 menuju Society 5.0.
Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan, mengelola data secara lebih efektif, serta mendukung pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Ia mengingatkan seluruh aparatur agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi, termasuk dalam penggunaan komputer, aplikasi, dan sistem pengelolaan data.
Mahmud juga meminta setiap unit kerja dapat merespons kebutuhan data secara cepat dan tepat. Keterlambatan penyampaian data, menurutnya, perlu menjadi bahan evaluasi agar proses kerja dapat diperbaiki.
Selain itu, peserta didorong menjadikan kegiatan refreshment sebagai ruang untuk belajar dan mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Mahmud berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan setelah peserta kembali ke unit kerja masing-masing.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Menurutnya, pembaruan tidak hanya diperlukan pada perangkat teknologi, tetapi juga pada kemampuan dan pengetahuan aparatur.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan operator madrasah dalam mengelola data melalui EMIS 4.0 dan EMIS GTK, sehingga pengelolaan data pendidikan madrasah di Provinsi Gorontalo semakin tertib, akurat, dan responsif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....