Seleksi CAT Petugas Haji 2027 Dimulai, 13 Peserta Gorontalo Berebut

  • 05 Sep 2026 14:13 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Sebanyak 13 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) asal Provinsi Gorontalo mulai mengikuti seleksi Computer Assisted Test (CAT) untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi, Sabtu 5 September 2026. Seleksi tersebut dilaksanakan serentak di 35 titik Badan Kepegawaian Negara (BKN) di seluruh Indonesia. Di Gorontalo, proses ujian turut diawasi langsung Panitia Pusat PPIH, Dhany Novitasari, guna memastikan seluruh tahapan berlangsung sesuai ketentuan.

Kepala Bidang Bina Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Syafwan Yusuf Ekie, mengatakan seleksi PPIH dilaksanakan dalam dua gelombang.

Pada gelombang pertama, sebanyak 13 peserta mengikuti CAT. Mereka terdiri dari tiga calon PPIH Kloter dan 10 calon PPIH Arab Saudi yang akan diseleksi sesuai kebutuhan layanan selama operasional haji di Arab Saudi.

“Untuk PPIH Arab Saudi jumlahnya 10 orang dari berbagai macam layanan, yaitu layanan konsumsi, transportasi, ibadah, serta layanan lansia dan disabilitas. Harapannya, Insyaallah ke depan bisa melahirkan petugas-petugas yang mampu memberikan pelayanan secara maksimal kepada jemaah,” ucap Syafwan Yusuf Ekie.

Panitia Pusat PPIH, Dhany Novitasari, mengapresiasi dukungan sarana dan prasarana BKN Provinsi Gorontalo dalam pelaksanaan seleksi. Ia memastikan seluruh peserta gelombang pertama hadir dan mengikuti ujian sesuai jadwal.

“Alhamdulillah hari ini semua peserta yang berjumlah 13 orang bisa hadir semua. Dengan sarana dan prasarana dari BKN yang memadai, Insyaallah kami optimis pelaksanaan ini dapat berjalan dengan lancar,” kata Dhany.

Untuk menjaga integritas seleksi, peserta juga menjalani mekanisme registrasi dan proteksi sebelum memasuki ruang ujian. Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan peserta yang mengikuti CAT merupakan peserta terdaftar dan memenuhi persyaratan.

“Dengan proteksi registrasi saat masuk, Insyaallah semua peserta tidak ada manipulasi,” tambahnya.

Dhany menjelaskan, penggunaan CAT melalui BKN menjadi mekanisme baru dalam seleksi PPIH tahun ini. Sistem tersebut diterapkan berdasarkan arahan pimpinan Kementerian Haji dan Umrah RI untuk mendorong proses seleksi yang lebih objektif dan menghasilkan petugas profesional serta kredibel.

“Alhamdulillah pada tahun ini sesuai arahan dari pimpinan Kementerian Haji dan Umrah RI, pelaksanaan ini harus menggunakan CAT dari BKN. Memang sebelumnya kami belum menggunakan CAT, dan semoga output pada tahun ini bisa menghasilkan PPIH yang profesional dan kredibel,” jelasnya.

Ia menegaskan, seleksi PPIH terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan. Penggunaan sistem CAT diharapkan memberikan kesempatan yang sama kepada peserta sekaligus memperkuat transparansi dalam proses perekrutan petugas haji.

“Yang jelas pelaksanaan ini transparan untuk semua masyarakat. Dari mana pun bisa mendaftar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Seleksi CAT gelombang pertama di Gorontalo berlangsung tertib dengan dukungan fasilitas BKN Provinsi Gorontalo. Gelombang kedua dijadwalkan berlangsung Sabtu 12 September 2026, sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Melalui seleksi berbasis CAT, Kementerian Haji dan Umrah menargetkan terpilihnya calon PPIH yang memiliki kompetensi, integritas, dedikasi, kesiapan mental, dan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia pada musim haji 1448 H/2027 M.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....