Sinergi Embarkasi Haji Makassar Dukung Dua Penghargaan Haji Gorontalo

  • 19 Agt 2026 07:20 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Sinergi antara Embarkasi Induk Makassar dan Provinsi Gorontalo menjadi salah satu faktor penting di balik capaian penyelenggaraan ibadah haji 2026. Koordinasi yang terbangun selama bertahun-tahun dinilai mampu mendukung kelancaran keberangkatan hingga kepulangan jemaah haji asal Gorontalo. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Provinsi Gorontalo Tahun 1447H/2026M di Aula Hotel Aryaduta, Kota Makassar, Selasa 18 Agustus 2026.

Mansur mengatakan, hubungan koordinasi dengan Embarkasi Induk Makassar selama 19 tahun menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan haji Gorontalo. Fleksibilitas yang diberikan dalam pengaturan penerbangan, jadwal keberangkatan dan mekanisme pelayanan di asrama membantu petugas mengatasi berbagai persoalan teknis.

"Keberhasilan pengelolaan berbagai isu sensitif penyelenggaraan haji di Gorontalo selama 19 tahun terakhir tidak lepas dari hubungan koordinasi yang amat harmonis dengan Embarkasi Induk Makassar," ucap Mansur Basir.

Menurutnya, sinergi tersebut juga terbukti ketika lima jemaah haji Gorontalo sempat mengalami penundaan akibat kendala kapasitas pesawat charter. Melalui koordinasi cepat antara petugas Gorontalo dan tim Embarkasi Makassar di Sudiang, kelima jemaah akhirnya dapat difasilitasi untuk melanjutkan perjalanan.

"Makassar dipilih sebagai episentrum kegiatan evaluasi karena dari sinilah akar koordinasi dan pelayanan haji kita terbangun dengan kuat. Kemudahan yang diberikan Sulawesi Selatan selama ini patut kita syukuri," kata Mansur.

Dari sinergi tersebut, Gorontalo mencatat capaian nasional pada musim haji 2026. Provinsi ini meraih dua penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI, yakni penghargaan Serapan Kuota Terbaik serta penghargaan Pengawasan dan Pengetatan Istitha'ah Kesehatan Jemaah Haji.

Penghargaan Serapan Kuota Terbaik diberikan setelah seluruh jemaah haji Gorontalo yang berjumlah 611 orang berhasil diberangkatkan dan dipulangkan secara utuh sesuai standar operasional prosedur. Capaian tersebut berjalan beriringan dengan keberhasilan menjaga keselamatan seluruh jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan Gorontalo bahkan mencatat rekor zero mortality. Sebanyak 611 jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci seluruhnya kembali ke Indonesia dalam kondisi selamat.

"Sebanyak 611 jemaah haji asal Gorontalo diberangkatkan ke Tanah Suci dan seluruhnya berhasil kembali ke tanah air dalam keadaan selamat tanpa ada yang meninggal dunia. Gorontalo menjadi satu-satunya provinsi di bawah Embarkasi Makassar yang mencatatkan rekor zero mortality," ucap Ikbal Ismail.

Capaian dua penghargaan nasional dan rekor keselamatan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi penyelenggaraan haji 1448H/2027M. Mansur mengingatkan seluruh jajaran agar tidak terlena karena tantangan penyelenggaraan haji ke depan semakin kompleks, termasuk pengetatan jadwal dari Pemerintah Arab Saudi dan meningkatnya ekspektasi masyarakat.

"Prestasi ini harus menjadi pemacu untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan. Jangan sampai pencapaian terbaik kita di Gorontalo justru menurun di masa mendatang," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....