Kanwil Kemenag Gorontalo Ajak Muslimat NU Perkuat Moderasi Beragama
- 31 Jul 2026 19:53 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam mengarusutamakan nilai-nilai moderasi beragama sekaligus membangun ketahanan keluarga di tengah masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Tim Kepenghuluan dan Keluarga Sakinah Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Gorontalo, H. Rizan Adam, saat mewakili Kepala Kanwil Kemenag Gorontalo pada Konferensi Wilayah (Konferwil) Pimpinan Wilayah Muslimat NU Provinsi Gorontalo yang digelar di Eljie Hotel Gorontalo, Jumat 31 Juli 2026.
Dalam pemaparannya, Rizan menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu agenda strategis pembangunan nasional untuk menjaga kerukunan, memperkuat persatuan bangsa, serta mencegah berkembangnya paham ekstrem.
"Sinergi antara Kementerian Agama dan Muslimat NU merupakan modal strategis dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia. Perpaduan antara kewenangan kebijakan yang dimiliki Kementerian Agama dan kekuatan jaringan sosial Muslimat NU hingga ke tingkat desa memungkinkan implementasi program yang lebih luas, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kehidupan keluarga serta masyarakat," ujar Rizan.
Ia menegaskan bahwa moderasi beragama bukan berarti mengurangi nilai-nilai ajaran agama, melainkan menjalankan ajaran agama secara seimbang dengan menghindari sikap ekstrem serta mengedepankan keseimbangan antara kesalehan individu dan tanggung jawab sosial. Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan ajaran Islam tentang ummatan wasathan sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 143.
Rizan juga mengingatkan pentingnya menjaga empat indikator utama moderasi beragama di Indonesia, yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, serta sikap akomodatif terhadap budaya lokal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama.
Menurutnya, Muslimat NU memiliki posisi strategis dalam mendukung penguatan moderasi beragama melalui berbagai program pembinaan keluarga sakinah, dakwah yang inklusif, pendidikan anak usia dini, hingga pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi dan kesehatan.
Di sisi lain, ia mengakui tantangan era digital yang semakin kompleks, mulai dari penyebaran disinformasi, ujaran kebencian, hingga polarisasi sosial yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat. Karena itu, Kanwil Kemenag Gorontalo mendorong penguatan kolaborasi dengan Muslimat NU melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan keluarga dan masyarakat.
Rizan berharap Konferwil Muslimat NU Provinsi Gorontalo mampu menghasilkan langkah-langkah strategis yang semakin memperkuat peran organisasi perempuan tersebut dalam menjaga keharmonisan sosial di daerah.
"Kolaborasi ini tidak hanya memperkokoh toleransi dan kerukunan, tetapi juga membentuk generasi yang religius, berwawasan kebangsaan, menghargai keberagaman, serta mampu menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....