Menteri HAM RI Natalius Pigai Beri Penguatan Kapasitas HAM bagi Generasi Muda
- 03 Apr 2026 23:50 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Suasana Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tampak berbeda pada Rabu pagi (1/4/2026). Ribuan mahasiswa dan pelajar SMA se-Provinsi Gorontalo memadati ruangan dengan penuh antusias untuk menyambut kedatangan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai.
Kunjungan kerja Menteri HAM ke Bumi Serambi Madinah ini mengusung misi penting, yakni penguatan kapasitas HAM bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Kehadiran Natalius Pigai di tengah pelajar dan mahasiswa diharapkan mampu menjadi pendorong tumbuhnya kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya pemahaman HAM yang inklusif sebagai fondasi utama dalam membangun daerah yang harmonis dan berkeadilan.
“Pemahaman HAM harus dimiliki seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, agar tercipta kehidupan sosial yang saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” ujar Gusnar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduard T. Wolok bersama jajaran akademisi selaku tuan rumah, jajaran Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian HAM, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, unsur Forkopimda, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo. Kakanwil Kemenkum Gorontalo yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Mohammad Yani juga tampak menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam paparannya, Natalius Pigai menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam penegakan HAM di masa depan. Oleh karena itu, edukasi dan penguatan kapasitas menjadi langkah penting untuk membentuk generasi yang sadar hukum dan berintegritas.
Materi yang disampaikan meliputi perlindungan hak anak, kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab, serta peran aktif masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran HAM di lingkungan sekitar.
“Hak asasi manusia bukan sekadar teks dalam undang-undang, melainkan menjadi nafas dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui penguatan kapasitas ini, kita ingin memastikan setiap individu di Gorontalo merasa terlindungi dan dihargai,” tegas Pigai.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Pusat melalui Kementerian HAM dalam melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, termasuk di daerah, guna memastikan nilai-nilai HAM dapat dipahami dan diterapkan secara luas, selaras dengan kearifan lokal Gorontalo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....