Kakanwil Kemenag Gorontalo Tekankan Sinkronisasi Renstra dan Asta Protas

  • 25 Mar 2026 08:15 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Pentingnya penyelarasan Rencana Strategis (Renstra) dengan delapan program prioritas Asta Protas Menteri Agama menjadi fondasi utama dalam transformasi layanan keagamaan.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo, Kaswad Sartono, saat memaparkan materi penguatan Renstra pada kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo Tahun 2026, yang digelar di Ballroom FOX Hotel, Senin (09/03/26).

Dalam pemaparannya, Kaswad menegaskan bahwa Renstra merupakan arah kebijakan dan program strategis Kementerian Agama yang harus diselaraskan secara utuh dengan delapan program prioritas (Asta Protas) Menteri Agama. Menurutnya, sinkronisasi ini penting agar implementasi kebijakan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Renstra adalah peta jalan kebijakan Kementerian Agama, sementara Asta Protas menjadi fokus operasionalnya. Jika keduanya tidak selaras, maka program tidak akan berdampak maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Asta Protas Menteri Agama meliputi penguatan kerukunan dan cinta kemanusiaan, ekoteologi, layanan keagamaan berdampak, pendidikan unggul dan terintegrasi, pemberdayaan pesantren, ekonomi umat, pengelolaan rumah ibadah, serta digitalisasi tata kelola. Seluruhnya, kata dia, harus diterjemahkan secara konkret dalam perencanaan dan pelaksanaan program di daerah.

Lebih lanjut, Kaswad menekankan pentingnya integrasi indikator Renstra dengan target Asta Protas melalui penyusunan program kerja berbasis outcome, penguatan monitoring dan evaluasi berbasis kinerja, kolaborasi lintas unit dan pemangku kepentingan, serta optimalisasi anggaran sesuai prioritas.

“Perencanaan ke depan tidak cukup hanya berbasis kegiatan, tetapi harus berbasis hasil dan dampak. Masyarakat harus benar-benar merasakan kehadiran dan manfaat program Kementerian Agama,” ujarnya.

Melalui penguatan Renstra terhadap Asta Protas tersebut, ia berharap layanan keagamaan semakin cepat, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kualitas pendidikan agama diharapkan semakin inklusif, kerukunan umat beragama kian kokoh, serta aparatur Kementerian Agama menjadi lebih kompeten dan berintegritas.

“Penguatan Renstra terhadap Asta Protas Menteri Agama menjadi fondasi transformasi Kementerian Agama menuju pelayanan publik yang unggul, transparan, dan berorientasi pada masyarakat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....