Kanwil Kemenag Gorontalo Siapkan 72 Masjid Ramah Pemudik
- 20 Mar 2026 17:29 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo bergerak cepat memastikan kenyamanan para pemudik melalui program Masjid Ramah Pemudik (MRP).
Hal tersebut ditegaskan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Gorontalo, Kaswad Sartono, dalam Rapat Koordinasi virtual menyampaikan bahwa program MRP merupakan instruksi langsung Menteri Agama untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Kaswad, masjid memiliki kesiapan infrastruktur yang lebih baik dibandingkan posko sementara. Fasilitas seperti toilet, tempat istirahat, hingga area parkir dinilai mampu menunjang kebutuhan para pemudik yang melintasi jalur Trans Sulawesi.
“Masjid di sepanjang jalur ini akan menjadi titik singgah strategis bagi masyarakat yang bermobilisasi dalam jumlah besar saat mudik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa filosofi mudik tidak sekadar perjalanan fisik, tetapi sarat dengan nilai kemanusiaan. Karena itu, masjid-masjid yang tergabung dalam program ini terbuka untuk semua pemudik tanpa memandang latar belakang agama.
“Ini adalah bentuk cinta kemanusiaan. Masjid hadir untuk melayani siapa saja yang membutuhkan tempat beristirahat,” tambahnya.
Tahun ini, Provinsi Gorontalo menargetkan sebanyak 72 titik masjid yang tersebar di jalur utama, mulai dari perbatasan Manado hingga Sulawesi Selatan. Jumlah tersebut dinilai progresif dibandingkan daerah lain.
Untuk mendukung operasional selama masa libur panjang dan kebijakan Work From Anywhere (WFA), Kanwil Kemenag Gorontalo akan memberdayakan Remaja Masjid serta Pramuka Madrasah sebagai petugas piket di lapangan.
Selain itu, guna memastikan layanan berjalan profesional dan terukur, Kakanwil menginstruksikan pendataan berbasis by name by address yang terintegrasi dalam aplikasi khusus.
“Kita ingin data yang akurat mengenai siapa yang dilayani dan ke mana tujuan mereka, sehingga dampak program ini bisa terukur secara digital dan nyata,” jelas Kaswad.
Ia berharap, keberhasilan pelaksanaan program Masjid Ramah Pemudik di Gorontalo tahun ini dapat menjadi contoh dan mendorong MRP masuk sebagai agenda nasional yang teranggarkan secara tetap di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....