Ekonomi Gorontalo Tumbuh 5,49 Persen, Inflasi Terkendali
- 24 Des 2025 17:22 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Perekonomian Provinsi Gorontalo menunjukkan kinerja positif pada triwulan III tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Gorontalo tercatat 5,49 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp14.997,21 miliar.
Hal ini disampiakan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo, Adnan Wimbyarto, pada pelaksanaan Press Conference Assets and Liabilities Committee (ALCo) Regional dengan periode realisasi hingga 30 November 2025, bertempat di aula Mohuyula Kanwil DJPb, Selasa (23/12/25).
“Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2025 di Provinsi Gorontalo tumbuh 5,49 persen di atas angka rata-rata nasional dengan PDRB 14.997,21 miliar,” ujar Adnan
Dari sisi stabilitas harga, inflasi di Provinsi Gorontalo masih dalam kondisi terkendali. Pada bulan November 2025, inflasi tercatat 2,21 persen secara year on year (yoy). Sementara itu, inflasi bulanan atau month to month (mom) berada pada angka 0,24 persen.
“Inflasi tertinggi berada di Kabupaten Gorontalo dengan angka 2,34 persen, sedangkan Kota Gorontalo berada di angka 2,04 persen,” jelasnya

Namun demikian, Adnan menyoroti bahwa dari sisi kesejahteraan masyarakat, khususnya ketenagakerjaan, masih terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Gorontalo hingga Agustus 2025 tercatat 3,42 persen dan dinilai belum sepenuhnya stabil.
“Masih ada tekanan struktural dari sisi kompetensi tenaga kerja dan dinamika ekonomi. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang ada di Gorontalo,” ungkap Adnan
Adnan juga menyampaikan kabar baik terkait penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan. Tingkat kemiskinan di Gorontalo mengalami penurunan dari 13,87 persen menjadi 13,24 persen pada tahun 2025. Sementara itu, tingkat ketimpangan yang diukur melalui Gini Ratio membaik dari 0,413 menjadi 0,392.
Di sektor pertanian dan perikanan, indikator kesejahteraan juga menunjukkan tren positif. Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat berada pada angka 114,48, sedangkan Nilai Tukar Nelayan (NTN) mencapai 108,89.
“Untuk nilai tukar petani dan nelayan, alhamdulillah berada di atas 100, yang menandakan daya beli dan kesejahteraan mereka relatif baik,” ucap Kakanwil DJPb Adnan Wimbyarto
Dengan capaian tersebut, Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus bersinergi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia guna mendorong kesejahteraan masyarakat Gorontalo secara berkelanjutan. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....