Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo 2024 Melambat
- 19 Feb 2025 19:18 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo pada tahun 2024 tercatat sebesar 4,13 persen, lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Dari sisi produksi, sektor perdagangan besar dan eceran menjadi penyumbang tertinggi bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Menanggapi hal ini, Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, menekankan pentingnya perubahan struktur ekonomi untuk menggerakkan perekonomian daerah. Ia meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPPEDA) Provinsi Gorontalo agar lebih kreatif dalam mendorong pengembangan sektor industri.
"Kita perlu mengembangkan sektor industri yang bisa memberikan nilai tambah lebih besar. Tidak hanya bertumpu pada pertanian jagung, tetapi juga perlu memperhatikan komoditas lain, seperti pengolahan emas di Pohuwato yang sudah mulai dijalankan untuk meningkatkan pendapatan daerah," ujar Rudy.
Selain itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian ini juga menyoroti masalah minimnya lapangan kerja di Gorontalo. Banyak lulusan setiap tahun yang mencari pekerjaan di luar daerah karena tidak terserap di dalam provinsi. Tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2024 tercatat sebesar 3,31 persen, meningkat 0,07 poin dibandingkan Agustus 2023 yang berada di angka 3,06 persen.
Capaian makroekonomi Gorontalo 2024 lainnya:
- Persentase penduduk miskin pada September 2024 sebesar 13,87 persen, menurun 0,70 poin dibandingkan Maret 2024.
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,01, naik 0,76 poin dibandingkan tahun 2023.
- Inflasi Desember 2024 tercatat sebesar 0,57 persen, sedangkan deflasi mencapai 0,79 persen akibat penurunan harga pada empat kelompok pengeluaran.
- Realisasi investasi 2024 mencapai Rp5,383 triliun, menunjukkan potensi pertumbuhan ekonomi yang masih bisa dioptimalkan.
Dengan capaian ini, Pemprov Gorontalo diharapkan dapat terus berinovasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.(ymp)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....