Kinerja Ekspor Gorontalo Menunjukkan Peningkatan Signifikan
- 14 Feb 2025 13:54 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Kinerja ekspor di Gorontalo menunjukkan perkembangan positif sepanjang tahun 2024, dengan volume ekspor yang terus meningkat, terutama pada sektor perikanan dan Pertanian. Kinerja ekspor Gorontalomasih didomonasi oleh komiditi Perikanan dan Pertanian.
Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai, Dukungan Teknis, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Gorontalo, Dedi Supriadi menyampaikan, jumlah dokumen ekspor yang diterbitkan untuk bulan Desember tahun 2024 mencapai 49 dokumen, dengan negara tujuan ekspor yang semakin beragam. Penambahan Negara tujuan Ekspor juga turut mempengaruhi terhadap kinerja eskpor di Gorontalo. Negara tujuan ekspor baru tersebut, di antaranya Korea Selatan, China, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Perkembangan kinerja ekspor di Gorontalo untuk bulan Desember tahun 2024, terkait kegiatan ekspor untuk bulan Desember tahun 2024 itu, terdapat 49 dokumen untuk satu bulan sementara terkait dengan negara tujuan ekspornya sendiri terdapat penambahan negara tujuan ekspor yaitu ke Korea Selatan ke China ke Jepang ke Malaysia Singapura dan ke Thailand,” ujar Dedi Supriadi saat dikonfirmasi RRI, Jumat (14/02/25)
Ia menjelasksan, sektor perikanan menjadi kontributor utama dalam perkembangan ekspor Gorontalo pada akhir tahun 2024. Dedi menyebutkan, volume ekspor di bidang perikanan mengalami kenaikan yang cukup signifikan, mencapai 8.388 kg. Produk-produk unggulan perikanan yang diekspor antara lain tuna segar, tuna beku, ikan kingfish segar, ikan kerapu, kepiting hidup, serta kerang dara.
“Dan khusus untuk bulan Desember tahun 2024 itu terdapat peningkatan yang cukup signifikan terkait dengan ekspor di bidang perikanan itu sekitar 8.388 kg,” tambahnya
Terkait dengan kinerja ekspor secara keseluruhan, Gorontalo mencatatkan angka yang menggembirakan, dengan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2023. Dari sisi tonase, ada peningkatan sebesar 37,59%, sementara dari sisi nilai ekspor mengalami kenaikan sebesar 10,43%.
"Peningkatan ini didorong oleh komoditas pertanian seperti Wood Pellet, Frozen Coconut Juice, Frozen Coconut Water, Crude Coconut Oil, Cane, serta komoditas perikanan yang semakin diminati pasar internasional,” lanjut Dedi.

Pada tahun 2024, total volume ekspor Gorontalo tercatat mencapai 263.487 ton, dengan nilai devisa yang berhasil dikumpulkan mencapai 42,601 USD. Angka ini mencerminkan kontribusi besar sektor ekspor dalam perekonomian daerah.
Masuk ke awal tahun 2025, Dedi mengungkapkan bahwa terdapat lonjakan ekspor yang signifikan, terutama untuk komoditas kerang dara. Jika pada bulan Desember 2024 volume ekspor kerang dara hanya mencapai 8,3 ton, pada bulan Januari 2025 jumlahnya melonjak hampir dua kali lipat menjadi 17,03 ton.
“Sementara untuk bulan januari tahun 2025 terdapat peningkatan yang cukup siknifikan untuk komiditi perikanan khususnya untuk barang ekspor kerang dara yang sebelumnya di bulan desember 2024 total ekspor kerang dara itu hanya berkisar 8,3 ton dan di bulan januari 2025 ini diangka 17,03 ton,” Ucapnya
Dengan capaian tersebut, Gorontalo menunjukkan potensi yang besar dalam sektor ekspor, dan diprediksi akan terus berkembang di tahun 2025 ini. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....