Budidaya Ikan Nila Didorong untuk Perkuat Ketahanan Pangan Gorontalo

  • 06 Okt 2026 13:44 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong pengembangan budidaya ikan air tawar, khususnya ikan nila, sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Syafri Kasim, mengatakan daerah ini memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan budidaya air tawar.

Menurutnya, luas potensi lahan untuk budidaya air tawar di Gorontalo mencapai sekitar 4.200 hektare.

“Memang kita punya potensi yang cukup luas, sekitar 4.200 hektare untuk budidaya air tawar ini,” kata Syafri Kasim.

Potensi tersebut, lanjut Syafri, menjadi peluang yang terus didorong pemerintah melalui pemberdayaan kelompok-kelompok usaha yang telah mendapatkan pembinaan.

Ia menilai budidaya ikan nila memiliki prospek yang cukup terbuka, seiring dengan kebutuhan masyarakat terhadap ikan konsumsi.

“Peluang usaha budidaya ikan nila ini sangat terbuka untuk meningkatkan konsumsi ikan,” ujarnya.

Syafri menyebut, konsumsi ikan nila di Gorontalo saat ini masih berada di kisaran 0,7 kilogram per kapita per tahun atau belum mencapai satu kilogram per kapita per tahun.

Kondisi tersebut menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan produksi ikan nila di daerah.

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap ikan nila dinilai cukup tinggi. Produksi yang dihasilkan pembudidaya saat ini bahkan masih terserap seluruhnya oleh pasar lokal.

“Kebutuhan masyarakat tentang konsumsi ikan nila ini memang sangat tinggi. Maka produksi yang ada sekarang itu habis di pasar lokal,” jelasnya.

Tingginya penyerapan pasar tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang pengembangan usaha budidaya ikan nila di Gorontalo.

Peningkatan produksi diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok pembudidaya sekaligus menjaga ketersediaan ikan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....