Dukung Sekolah Rakyat, KGTK Gorontalo Analisis Kebutuhan Pembelajaran

  • 24 Jan 2026 19:24 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung Program Sekolah Rakyat, Tim Kelompok Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Gorontalo melaksanakan penggalian data awal untuk analisis kebutuhan pemanfaatan media dan hypermedia pembelajaran. Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 71 Kabupaten Boalemo.

Program Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memutus rantai kemiskinan serta menciptakan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, berjiwa kepemimpinan, dan berperan sebagai agen perubahan.

Kepala Sekolah SR Terintegrasi 71 Kabupaten Boalemo, Mohamad Syaifudin, menjelaskan bahwa jumlah peserta didik saat ini masih terbatas.

“Sementara ini jumlah peserta didik baru sebanyak 63 orang, terdiri dari 41 siswa SD dan 22 siswa SMP. Untuk rombongan belajar, SD dibagi menjadi dua rombel dan SMP satu rombel,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim PTP dan Kehumasan KGTK Gorontalo menyampaikan arahan mewakili pimpinan terkait fokus pendampingan yang akan dilakukan. Pendampingan diarahkan pada pemanfaatan media digital dan hypermedia pembelajaran, termasuk multimedia terintegrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar peserta didik.

Perwakilan Tim KGTK Gorontalo menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam pembelajaran ke depan.

“Pendampingan ini berfokus pada pemanfaatan media digital dan hypermedia pembelajaran berbasis kebutuhan murid. Guru didorong untuk berinovasi dan menyesuaikan strategi pembelajaran dengan potensi peserta didik,” ungkapnya.

Selain itu, Tim KGTK juga menggali data terkait tingkat literasi membaca dan numerasi siswa, penggunaan alat peraga pembelajaran, penguasaan materi pada mata pelajaran yang telah diajarkan, serta ketersediaan dan pemanfaatan sarana pembelajaran lainnya.

Melalui kegiatan penggalian data awal ini, diharapkan guru mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat sekaligus agen perubahan dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik abad ke-21, sejalan dengan tujuan besar Program Sekolah Rakyat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....