Surat Cinta dari Pulau Terluar, Cerita Haru Nasya untuk Presiden

  • 22 Jun 2026 10:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Surat kecil dari Nasya di Nias Utara menggambarkan kebahagiaan siswa atas perubahan di sekolahnya.
  • Renovasi sekolah dan program Makan Bergizi Gratis menghadirkan harapan baru bagi anak-anak wilayah 3T.
  • Kisah Nasya menjadi potret dampak nyata program pendidikan terhadap mimpi dan masa depan anak Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Dari sebuah ruang kelas sederhana di Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara, lahir sebuah cerita kecil yang menyentuh. Cerita itu datang dari seorang anak perempuan berusia sembilan tahun bernama Nasya Losefa Zega.

Siswi kelas III SD Negeri 077279 Siofabanua itu berdiri dengan seragam sekolahnya yang rapi. Di tangannya, ia menggenggam selembar kertas berisi tulisan tangan sederhana berjudul "Surat Cinta untuk Pak Presiden".

Surat itu diserahkan Nasya saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti melakukan kunjungan kerja ke Nias Utara pada Kamis, 19 Juni 2026. Di hadapan Mendikdasmen, Nasya tampak tenang sekaligus percaya diri.

Tulisan tangannya yang rapi menjadi cara sederhana menyampaikan rasa bahagia atas perubahan yang ia rasakan di sekolahnya. "Ini kamu tulis sendiri ya?" tanya Mu'ti saat menerima surat tersebut, mengutip dari BAKOM RI, Minggu, 21 Juni 2026.

"Ya saya tulis sendiri, Pak," jawab Nasya. Jawaban singkat itu mengundang senyum Mu'ti.

Mu'ti memuji keberanian Nasya yang mampu menuangkan pikiran dan perasaannya melalui tulisan. “Bagus sekali, nanti surat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Mu'ti.

Bagi sebagian orang, perubahan fasilitas sekolah mungkin terlihat sebagai hal biasa. Namun bagi Nasya dan teman-temannya di wilayah terluar Indonesia, perubahan itu menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda.

Dalam suratnya, Nasya bercerita sekolahnya kini telah direnovasi. Ia juga menulis mengenai kehadiran Papan Interaktif Digital yang membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.

Siswi kelas III SD Negeri 077279 Siofabanua Kabupaten Nias Utara, Nasya Losefa Zega (Foto: BAKOM RI)

“Terima kasih, Bapak Presiden, sekolah kami sekarang sudah direnovasi dan kami belajar menggunakan Papan Interaktif Digital. Saya senang sekali bisa belajar bersama teman-teman,” tulis Nasya.

Tulisan itu menunjukkan kebahagiaan sederhana seorang anak. Kebahagiaan yang mungkin sulit diukur dengan angka statistik pembangunan.

Namun surat Nasya bukan hanya tentang ruang kelas baru atau teknologi pendidikan. Ada cerita lain yang membuat hari-harinya terasa lebih berwarna.

Nasya menulis tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini hadir di sekolahnya. Program tersebut menjadi salah satu hal yang paling ia tunggu setiap hari.

Ia menulis bahwa dirinya selalu menanti mobil pengantar makanan datang ke sekolah. Makanan yang dibawa bukan sekadar menu makan siang, tetapi juga menghadirkan kebiasaan baru dalam kehidupannya.

“Setiap hari kami menikmati makanan yang enak. Uang jajan yang biasanya saya gunakan untuk membeli makan sekarang bisa ditabung untuk membeli perlengkapan sekolah,” tulis Nasya.

Kalimat itu terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat cerita mengenai perubahan kecil yang memberi dampak besar bagi kehidupan seorang anak.

Uang jajan yang sebelumnya habis untuk makan kini dapat disimpan. Dari tabungan kecil itu, Nasya mulai membayangkan kebutuhan sekolah yang dapat dipenuhi sendiri.

Di bagian akhir suratnya, Nasya menuliskan janji yang juga sederhana. Ia berjanji akan terus rajin belajar, menghormati guru, dan menyayangi teman-temannya.

Nasya juga menyimpan cita-cita yang tidak kalah besar. Kelak ia ingin menjadi guru agar dapat mengajar anak-anak di kampung halamannya.

Surat kecil dari Nias Utara itu menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak selalu berbicara tentang gedung atau angka pertumbuhan. Terkadang, keberhasilan pembangunan hadir dalam bentuk senyum, harapan, dan mimpi baru yang tumbuh di hati anak-anak Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....