Ketuk Pintu Langit dari Jalanan, Kini Genggam Kunci KPR BTN Impian

  • 23 Feb 2026 03:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

Dan akhirnya, pada tahun 2021, notifikasi itu masuk ke aplikasi Gojek milik Heri Purwanto. Padahal, niat menekan tombol untuk mengikuti Gojek Swadaya pada awalnya bukan karena berharap, tapi karena tidak ada ruginya.

"Aku tuh udah nggak tak pikir tuh lo, Mas. Maksudnya, ini cuma iseng-iseng mencet aplikasinya. Kan udah nggak punya harapannya. (Karena-red) kayak udah kemarin-kemarin kan ditolak,” kata Heri

“Tak coba iseng-iseng, nggak tak pikir, ah tak jalan aja (Saya coba iseng-iseng, nggak saya pikirkan, jalan saja-red). Itu malah ini, dapat (KPR BTN-red) ini toh Mas," ujar Heri.

Meskipun demikian, munajat istrinya di rumah selalu menyertai perjalanan Heri mencari nafkah. Ia tidak menampik pintu rezekinya terbuka dari sana.

"Istri yang tiap malam tahajud. Doa istri udah pasrah itu, soalnya udah beberapa kali ditolak terus,” kata Heri.

“Sama gajinya nggak di hati tuh, nggak berharap banget (memiliki rumah-red), malah dapat. Dengan Gojek kok malah dipermudah, nggak nyangka lewat yang kerja jadi ojek kok malah dapat rumah, Mas."

Jawaban dari ‘langit’ akhirnya terwujud. Ia berbentuk rumah Tipe 30/60 dengan dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

"Angsuran saya Rp1.109.000 kali lima belas tahun," kata Heri mengenai tenornya.

Heri Purwanto bersama keluarga dengan latar belakang rumah yang mereka miliki. (Foto: Heri Purwanto)

Soni Yuliawan lain cerita. Ia mengenal lokasi perumahan yang ditempatinya di Puri Delta Asri 9 itu jauh sebelum mendaftar.

"Dulu saya setiap libur kerja itu ngajak anak-anak sama istri makan soto di daerah yang sering kita lewati perumahan ini. Sampai sama istri itu pertamanya ini kagum, ‘Wah Mas, kok rumah bagus-bagus ya’," kata Soni yang kini tinggal satu perumahan dengan Heri Purwanto.

“Lah, terus saya bilang sama istri, ‘Ya disolawatin wae’.”

Belum setahun sejak pertama mengagumi perumahan tersebut, pada tahun 2024, notifikasi Program Gojek Swadaya masuk. Kurang dari sebulan kemudian, kunci KPR BTN sudah dalam genggaman tangan.

"Tidak menyangka saya sekarang bisa membeli rumah. Prosesnya juga mudah dan cepat sekali, kurang dari satu bulan sudah serah terima kunci. Kalau bukan karena program ini mungkin prosesnya bisa berbulan-bulan,” katanya lagi.

“Jebule iki kok perumahan sing kerep dilewati dewe pas ning Soto Sawah kae ya, Mas. (Ternyata ini kok perumahan yang sering dilewati sewaktu ke Soto Sawah itu ya, Mas-red)," kata Soni menirukan perkataan istrinya.

Ikhtiar dan lantunan salawat akhirnya membuka jalan bagi keluarga kecil Soni menikmati rumah sendiri. Hunian subsidi yang diambilnya adalah Tipe 27/60 dengan spesifikasi satu kamar, toilet, ruang tamu, taman, hingga garasi.

"Satu bulannya itu Rp960 ribu, selama 20 tahun," ujar Soni tentang angsuran bulanannya.

Selanjutnya, Gojek Swadaya...

Rekomendasi Berita