Dari Fakfak ke Guangzhou, Pala Tomandin Bidik Pasar Global
- 04 Sep 2026 15:07 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Pala Tomandin asal Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kembali mendapat ruang di pasar internasional. Komoditas unggulan tersebut diperkenalkan Global Spices Papua dalam pameran rempah internasional di Guangzhou, China, yang dibuka pada 3 September 2026.
Keikutsertaan Global Spices Papua menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan pala dan bunga pala atau mace kualitas premium asal Fakfak kepada calon pembeli dan mitra bisnis internasional.
Perwakilan Global Spices Papua, Victoria Angelika dalam presentasenya mengatakan kehadiran perusahaan dalam pameran tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan produk pala asal Papua dalam memenuhi spesifikasi dan standar yang dibutuhkan pasar global.
“Bagi pembeli, menemukan pemasok mungkin bukan sesuatu yang sulit. Tantangannya adalah menemukan pemasok yang mampu memenuhi spesifikasi dan standar kualitas yang dibutuhkan secara konsisten.” ujar Victoria Angelika.
Victoria menjelaskan, salah satu persoalan yang kerap menjadi perhatian pembeli adalah kadar air atau moisture pada pala yang melebihi 10 persen. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kerusakan produk, seperti munculnya lubang akibat serangga atau hama serta pertumbuhan jamur.
Menjawab persoalan tersebut, Global Spices Papua menerapkan standar kualitas internal dengan menjaga kadar air pala di bawah 9 persen. Produk juga harus bebas dari lubang akibat hama dan bebas jamur sebelum dipasarkan.
“Kami menetapkan standar perusahaan dengan menjaga kadar air di bawah 9 persen, tanpa lubang hama dan bebas jamur. Kami terus meningkatkan kualitas pala agar mampu memenuhi standar internasional.” tambahnya.
Global Spices Papua yang berbasis di Fakfak memiliki lokasi utama di Fakfak dan didukung perusahaan mitra serta gudang transit di Surabaya. Kapasitas produksinya mencapai sekitar 400 metrik ton per tahun untuk pasar domestik dan 400 metrik ton atau lebih per tahun untuk pasar internasional.
Pendiri Global Spices Papua, Hans Sahupala, mengatakan keikutsertaan dalam pameran di Guangzhou juga menjadi bagian dari upaya membangun jaringan pasar dan memperluas peluang kerja sama perdagangan pala asal Fakfak.
“Melalui pameran ini kami ingin memperkenalkan kualitas pala Fakfak kepada pasar internasional, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pembeli dan mitra dari berbagai negara.” ungkap Hans.
Selain kualitas produk, Global Spices Papua turut membawa nilai budaya Fakfak melalui tradisi adat Sasi Kerakera. Tradisi tersebut mengatur pemanfaatan dan pemanenan hasil pala sebagai bagian dari upaya masyarakat menjaga kelestarian hutan pala untuk generasi mendatang.
Global Spices Papua juga telah mengantongi sejumlah sertifikasi, di antaranya GACC, HACCP, dan SNI. Dengan dukungan standar kualitas, kapasitas produksi, serta nilai budaya dan keberlanjutan, perusahaan berharap keikutsertaan di Guangzhou dapat semakin memperluas pasar Pala Tomandin Fakfak di tingkat global.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menyambut positif keikutsertaan pelaku usaha asal Fakfak dalam pameran rempah internasional tersebut. Menurutnya, promosi pala Tomandin di pasar global menjadi bagian penting dalam memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah.
“Keikutsertaan Pala Tomandin dalam pameran internasional seperti di Guangzhou menjadi peluang yang sangat baik untuk memperkenalkan komoditas unggulan Fakfak sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.” ungkap Widhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....