Insentif Tanam Perkuat Komitmen Petani Kembangkan Pala Tomandin

  • 30 Jul 2026 15:35 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak tidak hanya memberikan bantuan bibit dalam Program Daerah Pala Unggul Tahun Anggaran 2026, tetapi juga menyalurkan insentif tanam kepada petani penerima manfaat. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mempercepat penanaman bibit Pala Tomandin sekaligus meningkatkan keberhasilan pengembangan perkebunan pala di daerah.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., mengatakan setiap penerima manfaat memperoleh insentif tanam sebesar Rp4.000.000 per hektare. Dana tersebut bukan merupakan upah, melainkan dana rangsangan yang diberikan untuk membantu petani memenuhi kebutuhan awal budidaya pala sesuai standar teknis.

"Insentif tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan penanaman, mulai dari pembukaan jalur tanam, pembuatan lubang tanam, pengangkutan bibit ke lokasi kebun, penanaman, pemasangan ajir, hingga pemeliharaan awal tanaman. Dengan demikian, seluruh bibit yang diterima diharapkan dapat segera ditanam sehingga kualitasnya tetap terjaga," ujar Widhi.

Selain memberikan insentif, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak juga bekerja sama dengan Kantor Kas Bank Papua Distrik Karas dalam pembukaan rekening bagi seluruh penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan agar penyaluran bantuan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Diungkapkan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya para petani pekebun. Melalui kepemilikan rekening bank, petani diharapkan mulai terbiasa mengelola hasil usaha, menabung, serta merencanakan pengembangan kebun secara berkelanjutan.

"Insentif tanam sebesar Rp4 juta per hektare ini kami berikan sebagai dana rangsangan agar petani segera menanam bibit yang diterima dan terus melakukan pemeliharaan kebun sesuai SOP. Kami juga bekerja sama dengan Bank Papua agar setiap penerima manfaat memiliki rekening. Ini bukan hanya untuk penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar petani mulai belajar menabung, mengelola keuangan hasil usaha pala secara berkelanjutan, dan membangun kemandirian ekonomi keluarga." ungkap Widhi.

Widhi menegaskan, Program Daerah Pala Unggul merupakan investasi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam memperkuat sektor perkebunan. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, program tersebut juga mengedepankan pelestarian lingkungan melalui penerapan sistem agroforestri yang menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan perkebunan.

Widhi berharap seluruh penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan bibit dan insentif tanam dengan penuh tanggung jawab. Ia optimistis, apabila seluruh bibit ditanam dan dipelihara secara berkelanjutan sesuai SOP, maka Pala Tomandin Fakfak akan semakin memperkuat posisi Kabupaten Fakfak sebagai salah satu sentra penghasil pala unggul yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga pasar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....