Wagub Papua Barat: 666 Tahun Islam Masuk Papua Jadi Momentum Perkuat Kerukunan
- 08 Agt 2026 15:13 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani menegaskan, peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua harus menjadi momentum memperkuat keimanan, persaudaraan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama.
Hal tersebut disampaikan Mohamad Lakotani saat memberikan sambutan pada peringatan 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua yang dipusatkan di Kabupaten Fakfak, Sabtu 8 Agustus 2026.
“666 tahun adalah rentang waktu yang sangat panjang. Di dalamnya terdapat perjalanan sejarah, perjuangan para leluhur, proses interaksi antarmasyarakat serta perkembangan peradaban yang telah memberikan warna bagi kehidupan masyarakat Papua hingga saat ini.” ujar Wagub Mohamad Lakotani.

Menurut Lakotani, masuk dan berkembangnya Islam di Tanah Papua merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dari sejarah peradaban Papua. Islam berkembang melalui berbagai proses, mulai dari perdagangan, dakwah, pendidikan, hubungan kekerabatan hingga interaksi sosial dan budaya.
Ia menilai, nilai-nilai yang diwariskan dari perjalanan panjang tersebut tidak hanya berbicara tentang sejarah masuknya Islam, tetapi juga nilai kedamaian, keadilan, kasih sayang, persaudaraan, gotong royong, dan penghormatan terhadap sesama manusia.
“Tanah Papua adalah rumah bersama kita semua. Keberagaman bukanlah alasan untuk saling menjauh, tetapi merupakan kekuatan kita untuk saling mengisi dan saling melengkapi demi indahnya kehidupan bersama.” ungkapnya.
Lakotani juga menekankan pentingnya menjaga filosofi Satu Tungku Tiga Batu yang menjadi salah satu nilai kehidupan masyarakat Papua dalam membangun keseimbangan, kebersamaan, dan persaudaraan.
Menurutnya, kerukunan umat beragama merupakan modal sosial penting bagi Papua Barat untuk membangun daerah yang damai, inklusif, dan berkelanjutan.
Ia mengajak seluruh umat Islam dan masyarakat Papua Barat menjadikan peringatan 666 tahun tersebut bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat ekonomi umat dan masyarakat, membangun generasi muda yang berakhlak, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.
“Kepada generasi muda Islam Papua, saya berpesan jadilah generasi yang kuat iman, luas ilmu, tinggi akhlak, terbuka pikirannya dan cinta kepada Tanah Papua serta Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadikan agama sebagai sumber kedamaian dan ilmu sebagai jalan untuk membangun masa depan.” pesan Wagub.
Lakotani menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat akan terus berkomitmen membangun daerah dengan semangat inklusivitas, keadilan, kesejahteraan, dan kerukunan, menuju Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri.
Ia berharap momentum 666 tahun masuknya Islam di Tanah Papua dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta menjaga persatuan di Tanah Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....