Kualitas Udara di Fakfak Diprediksi Tidak Sehat Tiga Hari ke Depan
- 26 Agt 2026 11:47 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Kualitas udara di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, diprediksi berada pada kategori tidak sehat selama tiga hari berturut-turut, mulai 27 hingga 29 Agustus 2026. Prediksi tersebut berdasarkan hasil pengolahan data Stasiun Pemantau Atmosfer Global (PAG) Sorong terkait konsentrasi partikulat udara atau PM2.5 di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Dalam laporan yang disampaikan Stasiun PAG Sorong, Fakfak masuk dalam kategori tidak sehat bersama sejumlah kabupaten lainnya, yakni Kaimana, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, dan Teluk Bintuni.

Untuk Kamis, 27 Agustus 2026, konsentrasi PM2.5 di Fakfak diprediksi berada pada kategori tidak sehat dengan rentang 55,5 hingga 150,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Kondisi serupa diperkirakan masih terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026. Fakfak kembali tercatat dalam wilayah dengan kualitas udara kategori tidak sehat.
Sementara pada Sabtu, 29 Agustus 2026, Fakfak juga diprediksi masih berada pada kategori yang sama. Kondisi ini menunjukkan potensi penurunan kualitas udara masih perlu diwaspadai masyarakat.
Stasiun PAG Sorong menjelaskan, PM2.5 merupakan partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron atau mikrometer. Partikel berukuran sangat kecil tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam pemantauan kualitas udara.
Adapun nilai ambang batas atau NAB PM2.5 selama 24 jam yang digunakan dalam informasi tersebut berada pada angka 55 µg/m³.
Selain Fakfak, beberapa wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya diprediksi berada pada kategori sedang, di antaranya Kota Sorong, Maybrat, Raja Ampat, Kabupaten Sorong, Tambrauw, dan sebagian wilayah Sorong Selatan.
Stasiun PAG Sorong mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan kualitas udara dan menyesuaikan aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kualitas udara memburuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....