Pemkab Fakfak Mulai Realisasikan Program Pala Unggul di Distrik Karas

  • 30 Jul 2026 15:34 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan mulai merealisasikan Program Daerah Pala Unggul Tahun Anggaran 2026 dengan melaksanakan kegiatan perluasan tanaman pala di Distrik Karas. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan luas areal tanam, produktivitas, serta kesejahteraan petani melalui pengembangan Pala Tomandin Fakfak sebagai komoditas unggulan daerah.

Realisasi program diawali dengan penyaluran sebanyak 3.000 bibit Pala Tomandin unggul yang akan ditanam pada lahan seluas 30 hektare. Kegiatan tersebut merupakan hasil verifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) yang menetapkan Distrik Karas sebagai salah satu wilayah prioritas pengembangan tanaman pala pada tahun ini.

Lahan pengembangan tersebar di tiga kampung, yakni Kampung Faur, Kampung Malakuli, dan Kampung Tuberwasak. Sebanyak 29 petani yang tergabung dalam lima kelompok tani menjadi penerima manfaat program, terdiri atas Kelompok Tanistuping di Kampung Faur, Kelompok Burhanudin Bay, Kelompok Depurin, dan Kelompok Nusa Bona di Kampung Malakuli, serta Kelompok Kasir di Kampung Tuberwasak.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., mengatakan pelaksanaan Program Daerah Pala Unggul Tahun Anggaran 2026 mendapat dukungan pendanaan dari Dana Otonomi Khusus (Otsus).

"Secara keseluruhan, pemerintah daerah mengalokasikan perluasan tanaman pala seluas 50 hektare yang dipusatkan di Distrik Karas dan Distrik Fakfak Barat," ujar Widhi.

Diungkapkan, penetapan penerima manfaat tidak dilakukan berdasarkan pembagian kuota setiap distrik maupun kampung. Sebaliknya, pemerintah menggunakan pendekatan berbasis usulan masyarakat atau bottom-up melalui verifikasi CPCL untuk memastikan petani benar-benar berminat dan memiliki lahan yang siap ditanami.

"Program ini bukan dibagi berdasarkan kuota per distrik atau per kampung. Yang kami utamakan adalah petani yang benar-benar berminat, telah mengusulkan diri, dan sudah menyiapkan lahannya. Dengan demikian, saat bibit tiba di lokasi, bibit dapat langsung ditanam sehingga kualitas bibit tetap terjaga dan tingkat keberhasilan program menjadi lebih tinggi." ungkap Widhi.

Ia menambahkan, Distrik Karas dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan karena memiliki potensi pengembangan pala yang besar, didukung kondisi agroklimat yang sesuai, tingginya minat masyarakat, serta kesiapan lahan petani. Wilayah tersebut diproyeksikan menjadi sentra baru pengembangan Pala Tomandin Fakfak guna meningkatkan produksi dan ketersediaan bahan baku pala berkualitas.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap perluasan areal tanam mampu memperkuat posisi Pala Tomandin Fakfak sebagai komoditas unggulan yang berdaya saing di tingkat regional, nasional, hingga internasional, sekaligus menjadi investasi ekonomi jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....