Musim Panen Berganti, Fakfak Komitmen Tetap Jaga Mutu Pala Tomandin
- 08 Jun 2026 19:44 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Menandai berakhirnya musim panen pala timur pada Juni ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan Fakfak melaksanakan panen bersama sisa hasil pala di Kelompok Pangwadar, Distrik Kokas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga semangat pekebun sekaligus mempertahankan kualitas pala sebagai komoditas unggulan daerah.
Panen bersama tersebut berlangsung di tengah akhir musim produksi pala timur di wilayah Fakfak. Meski sebagian besar hasil telah dipanen, sejumlah pohon masih menyisakan buah siap petik dan tanaman lainnya mulai memasuki fase pembungaan serta pembuahan untuk persiapan musim panen barat yang diperkirakan dimulai pada Oktober mendatang.

Pekebun pala Radani Iha mengatakan kondisi musim panen tahun ini masih memberikan harapan bagi masyarakat, meskipun produksi mulai menurun di akhir musim. Ia menegaskan bahwa kualitas pala sangat ditentukan oleh perawatan kebun dan ketepatan waktu panen.
“Musim ini memang sudah di akhir panen timur, tapi kalau kita rawat kebun dengan baik dan panen tepat waktu, hasil pala tetap bagus. Biji dan fuli bisa punya aroma kuat dan nilai jual lebih tinggi,” ujar Radani Iha.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebun pala yang kini memasuki masa pertumbuhan buah. Menurutnya, fase ini sangat menentukan hasil pada musim berikutnya, sehingga tidak boleh diabaikan oleh para pekebun.
Sementara itu, Mace Blak menekankan agar masyarakat tidak terburu-buru melakukan panen muda. Ia menyebut masa pembungaan dan pembuahan merupakan fase krusial yang menentukan kualitas produksi pala di musim barat.
“Kami harap petani tidak panen muda. Kalau buah yang sedang berkembang diganggu, bisa gugur dan hasil panen berikutnya menurun,” katanya.
Ia menambahkan, kesadaran masyarakat dalam menjaga tanaman pala perlu terus ditingkatkan agar keberlanjutan produksi tetap terjaga dari waktu ke waktu.
Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmorojati menegaskan pala Tomandin Fakfak memiliki keunggulan khas yang harus dijaga bersama oleh pemerintah dan masyarakat pekebun.
“Pala Fakfak memiliki aroma dan kualitas yang sudah dikenal luas. Karena itu, cara budidaya dan panen harus benar-benar diperhatikan agar mutu tetap terjaga,” tegas Widhi.
Ia menjelaskan, pada masa pembungaan dan pembuahan, tanaman pala membutuhkan kondisi yang stabil agar pertumbuhan berlangsung optimal. Panen yang dilakukan terlalu cepat dapat menurunkan kualitas biji, aroma, serta berdampak pada produktivitas jangka panjang.
Dengan berakhirnya musim pala timur ini, pemerintah berharap masyarakat pekebun terus menjaga kebun pala hingga memasuki musim panen barat mendatang.
Upaya ini diharapkan mampu mempertahankan pala Fakfak sebagai komoditas unggulan daerah yang bernilai ekonomi tinggi serta menjaga reputasinya di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....