Distribusi Bertahap Bulog Fakfak Amankan Kebutuhan Ramadan

  • 12 Feb 2026 13:42 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Perum Bulog Cabang Fakfak memastikan kesiapan logistik dan distribusi pangan guna menjaga stabilitas pasokan selama Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok menjelang dan selama bulan puasa.

Kepala Bulog Fakfak, Ibrahim Wairoy, mengatakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia saat ini mencapai 1.063 ton dan dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Fakfak. Ia menegaskan, Bulog memiliki prosedur tetap dalam menjaga ketersediaan stok pangan dalam jangka waktu tertentu.

Selain beras CBP, Bulog Fakfak juga menyiapkan berbagai komoditas lain guna mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat. "Stok tersebut meliputi 31,4 ton beras premium, 28,4 ton gula pasir, serta 16.400 liter minyak goreng yang siap disalurkan sesuai kebutuhan pasar", jelasnya.

Ibrahim menjelaskan, data stok pangan tersebut terus diperbarui seiring dengan proses distribusi barang yang masuk ke Fakfak secara bertahap. Menurutnya, pengiriman logistik tidak dilakukan sekaligus, melainkan disesuaikan dengan kapasitas gudang dan pola distribusi.

Terkait daya tampung, Ibrahim menyebutkan kapasitas gudang Bulog Fakfak mencapai 2.000 ton. Namun, optimalisasi penyimpanan dilakukan pada kisaran 1.500 ton, sementara sisa ruang gudang dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas operasional dan mobilitas logistik.

Dalam waktu dekat, Bulog Fakfak juga menunggu kedatangan minyak goreng subsidi sebanyak 36.000 kiloliter yang akan dikirim menggunakan dua kontainer. “Estimasi kedatangan sekitar awal Maret 2026 atau paling cepat akhir Februari,” ungkap Ibrahim.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan pangan, karena stok beras, gula, dan minyak goreng dipastikan mencukupi, khususnya untuk kebutuhan Ramadan, Imlek, dan Idulfitri 1447 Hijriah. Ibrahim juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak melakukan penimbunan, karena pasokan pangan di Fakfak dalam kondisi aman dan terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....