Pelni Fakfak Tambah Rute Kapal Jelang Ramadan
- 11 Feb 2026 11:33 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Menjelang momen Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Fakfak mengumumkan penambahan rute pelayaran guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Penambahan layanan ini dilakukan melalui Kapal Motor (KM) Labobar serta kapal perbantuan KM Dobonsolo, khususnya untuk menghadapi arus mudik menjelang Idulfitri 2026.
Kepala Operasi Pelni Fakfak, Ilham Arafat, mengatakan saat ini kapal reguler yang melayani pelayaran di wilayah Fakfak terdiri dari KM Sangiang, KM Labobar, dan KM Tatamailau. Namun, KM Tatamailau hingga kini belum dapat beroperasi karena masih menjalani proses docking.
“Untuk kapal reguler itu kita ada KM Sangiang, KM Labobar, sama KM Tatamailau. Tapi Tatamailau masih melaksanakan docking, jadi sampai sekarang belum ada jadwal keberangkatan,” kata Ilham Arafat.
Sebagai upaya tambahan layanan, Pelni Fakfak menyiapkan KM Dobonsolo yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Maret 2026, bertepatan dengan awal pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Sementara itu, KM Labobar dan KM Sangiang tetap beroperasi sesuai jadwal reguler.
Ilham menjelaskan, potensi arus penumpang terpadat diperkirakan terjadi pada KM Labobar, terutama pada rute Fakfak dengan tujuan Kaimana, Dobo, Surabaya hingga Jakarta. “Kemungkinan arus terpadat itu di Labobar,” ujarnya.
Menurutnya, puncak kepadatan penumpang diperkirakan terjadi sekitar 11 Maret 2026, seiring mendekatnya masa libur dan cuti bersama Idulfitri. Kondisi ini dinilai sebagai momen krusial yang perlu diantisipasi oleh calon penumpang.
Sementara itu, KM Sangiang juga diprediksi cukup padat. Namun Pelni telah menyiapkan skema antisipasi dengan dukungan kapal pengganti, seperti KM Sabuk Nusantara 75, apabila terjadi pergeseran jadwal. “Sehingga kalau arah ke sana, kita masih bisa akomodir penumpang,” jelas Ilham.
Pelni Fakfak mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket jauh-jauh hari mengingat keterbatasan kapasitas kapal, terutama pada musim mudik Lebaran. “Kalau beli mendekati hari keberangkatan biasanya cepat habis, apalagi di musim Lebaran,” ujarnya.
Selain itu, Pelni juga mengajak calon penumpang memanfaatkan kanal resmi dan digital seperti aplikasi Pelni Mobile untuk pembelian tiket dan check-in online. Ilham menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap praktik penipuan yang kerap marak melalui media sosial, serta mengingatkan masyarakat untuk hanya bertransaksi melalui kanal resmi Pelni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....