Widhi Asmoro Jati: Rakor Nasional Jadi Panggung Penguatan Hilirisasi Pala Fakfak
- 11 Jun 2026 23:37 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Kehadiran lima pekebun pala asal Kabupaten Fakfak dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua Tahun 2026 dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat pembangunan komoditas pala sebagai unggulan daerah.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, mengatakan keterlibatan petani secara langsung dalam forum nasional merupakan bagian dari upaya menyelaraskan program pemerintah pusat dengan kebutuhan nyata petani di lapangan.
Menurutnya, arahan yang disampaikan Menteri Pertanian RI dalam rakor tersebut membawa optimisme baru bagi pengembangan pala Fakfak yang selama ini dikenal sebagai salah satu komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi di Papua Barat.
“Kami sengaja membawa lima petani pekebun pala bersama pendamping agar mereka dapat mendengar langsung arahan Bapak Menteri Pertanian RI, sekaligus menyampaikan kondisi riil yang dihadapi petani di lapangan. Dengan begitu, program pusat yang dijalankan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani,” ujar Widhi.
Ia menuturkan, keikutsertaan para petani dalam kegiatan tersebut juga menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam membangun sektor perkebunan secara partisipatif, dengan menempatkan petani sebagai bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan.

Widhi juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal Perkebunan yang telah memfasilitasi keberangkatan para pekebun pala Fakfak. Dukungan tersebut dinilai sangat berarti, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang dihadapi pemerintah daerah.
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pala Fakfak terus meningkat. Hal itu terlihat dari dukungan program perluasan areal tanam pala yang telah berjalan serta rencana pengembangan lanjutan pada tahun 2026.
“Bapak Bupati Fakfak terus mendorong agar pala tidak hanya menjadi komoditas perkebunan, tetapi menjadi kekuatan ekonomi daerah yang terintegrasi dari hulu sampai hilir. Karena itu, kehadiran petani dalam rakor ini menjadi bagian penting untuk menyatukan visi pembangunan pertanian Fakfak dengan program nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Dinas Perkebunan berharap hasil rakor dapat membuka ruang dukungan yang lebih besar bagi pengembangan pala Fakfak, mulai dari penyediaan bibit unggul, peningkatan sarana produksi, pendampingan petani, hingga penguatan hilirisasi dan pembangunan industri pengolahan pala.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani, komoditas pala Fakfak diharapkan mampu berkembang menjadi sektor unggulan yang memberikan nilai tambah lebih besar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekebun di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....