Diskominfostaper Fakfak Dukung Bandwidth Meski Infrastruktur Terbatas

  • 09 Feb 2026 12:15 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten Fakfak, Muchamad Saleh, menjelaskan bahwa hingga saat ini sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menggunakan jaringan induk berbasis kabel untuk mendukung layanan internet di lingkungan pemerintahan daerah. Menurutnya, Diskominfostaper terus memberikan dukungan dalam penyediaan bandwidth yang digunakan bersama oleh OPD yang masih terjangkau jaringan kabel. 

“Kalau tingkat OPD kan masih menggunakan jaringan induk ya, pakai kabel. Jadi selama ini kita tetap mendukung dalam hal penyediaan bandwidth,” ujar Muchamad Saleh.

Ia menyebutkan, jaringan kabel antar-pemerintah tersebut masih beroperasi dan digunakan hingga sekarang. Jaringan ini menjadi tulang punggung konektivitas internet di sejumlah OPD yang telah terhubung sejak awal pengembangannya.

Namun demikian, Muchamad Saleh mengakui masih terdapat kendala di beberapa OPD, terutama pada gedung bertingkat. Salah satu contoh adalah Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang memiliki tiga lantai, sementara ketersediaan titik hotspot masih terbatas.

“Dalam satu OPD kita hanya bisa alokasikan tiga hotspot saja. Jadi kalau dari lantai atas dipakai sampai ke bawah masih bisa terjangkau, tapi untuk lantai dua dan tiga itu sering mengalami kesulitan,” jelasnya.

Kondisi tersebut berdampak pada pimpinan OPD yang umumnya berkantor di lantai atas dan merasa belum mendapatkan layanan internet secara optimal. Padahal, kata Muchamad Saleh, pihaknya telah memberikan dukungan sesuai kemampuan infrastruktur yang tersedia.

Ia menambahkan, apabila dibutuhkan layanan khusus untuk meningkatkan jangkauan jaringan di OPD tertentu, maka diperlukan pengadaan tambahan. “Kalau mau dilayani khusus, harus ada pengadaan lagi. Mereka siap membantu dari sisi penganggaran, tapi harus pasang kabel ke atas lagi,” ungkapnya.

Muchamad Saleh juga menekankan bahwa pemasangan kabel fiber optik beserta peralatannya membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sementara pekerjaan serupa juga masih dibutuhkan di OPD lain, termasuk di beberapa bagian Inspektorat. “Memang tidak semua, tapi ada beberapa tempat khusus yang sudah kita masuk dan terus kita upayakan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....