Olahraga Ringan yang Aman Dilakukan ketika Berpuasa
- 19 Feb 2026 10:25 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Menjalani olahraga ringan saat puasa sering kali terasa menantang, terutama bagi pemula yang belum terbiasa mengatur energi tanpa asupan makanan dan minuman seharian. Menurut laman fithub.id Aktivitas fisik ringan justru membantu menjaga kebugaran, melancarkan peredaran darah, dan meningkatkan suasana hati.
Nah, olahraga justru bisa membantu tubuh tetap bugar, menjaga metabolisme, dan mencegah rasa lemas berlebihan selama puasa. Namun, jenis dan waktunya perlu disesuaikan agar tidak menyebabkan kelelahan atau dehidrasi.
Berikut panduan olahraga ringan yang aman dilakukan saat menjalani ibadah puasa.
1. Pilih Waktu yang Tepat
Waktu olahraga sangat menentukan keamanan dan efektivitasnya.
Waktu yang dianjurkan:
| Baca juga: Penyebab Sakit Kepala saat Puasa |
- 30–60 menit sebelum berbuka (intensitas ringan)
- Setelah berbuka dan salat tarawih (intensitas ringan–sedang)
Hindari olahraga berat di siang hari karena berisiko menyebabkan dehidrasi dan kelelahan berlebihan.
2. Jenis Olahraga yang Direkomendasikan
a. Jalan Santai
Durasi 20–30 menit sudah cukup untuk menjaga kebugaran tanpa menguras energi.
b. Stretching atau Peregangan
Membantu menjaga kelenturan otot dan mengurangi pegal akibat aktivitas harian.
c. Yoga Ringan
Membantu relaksasi, pernapasan lebih teratur, dan menjaga keseimbangan tubuh.
d. Senam Ringan
Gerakan sederhana dengan intensitas rendah dapat meningkatkan stamina secara bertahap.
3. Perhatikan Intensitas Latihan
Gunakan prinsip low to moderate intensity. Tandanya:
- Masih bisa berbicara saat berolahraga
- Tidak merasa pusing atau lemas berlebihan
- Detak jantung meningkat tetapi tetap nyaman
Jika merasa sangat lelah, segera hentikan aktivitas.
4. Cukupi Asupan Cairan
Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi saat berbuka dan sahur. Minum air putih yang cukup sebelum dan setelah olahraga (jika dilakukan malam hari).
5. Perhatikan Asupan Nutrisi
Olahraga tetap memerlukan energi. Konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka agar tubuh memiliki cadangan energi yang cukup.
6. Dengarkan Sinyal Tubuh
Setiap orang memiliki kondisi fisik berbeda. Jika memiliki riwayat penyakit tertentu seperti tekanan darah rendah atau diabetes, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis sebelum berolahraga saat puasa.
Olahraga ringan saat berpuasa tetap aman dan bermanfaat selama dilakukan dengan waktu dan intensitas yang tepat. Dengan menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik, nutrisi, dan istirahat, tubuh akan tetap bugar sepanjang Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....