Asap Karhutla Ganggu Kesehatan, Warga Diminta Waspada

  • 07 Okt 2026 14:40 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Imbauan tersebut menyusul adanya warga dan pelajar yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap tebal.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Hamid Rengen, mengatakan kondisi asap yang cukup tebal di wilayah Distrik Karas sebelumnya telah menyebabkan sejumlah warga dan pelajar mengalami iritasi mata.

“Kalau tidak salah, kejadian kemarin di Puskesmas Karas itu karena kelebihan asap yang begitu tebal, sehingga membuat warga masyarakat maupun pelajar anak sekolah mengalami iritasi mata karena disebabkan asap,” kata Hamid.

Menurutnya, Dinas Kesehatan telah melakukan langkah penanganan melalui promosi kesehatan dan edukasi kepada masyarakat di wilayah terdampak. Warga juga diminta mengikuti imbauan petugas kesehatan apabila kondisi asap semakin tebal dan berpotensi mengganggu kesehatan.

Hamid mengatakan, apabila suatu wilayah mengalami kondisi asap yang terlalu tebal, masyarakat sebaiknya dievakuasi sementara ke lokasi yang memiliki dampak asap lebih rendah. Selain itu, warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah dan tetap menggunakan masker saat harus beraktivitas.

“Terutama masyarakat yang sudah terdampak ISPA maupun yang mengalami asma, kami lebih mengharapkan supaya mereka jangan terlalu banyak beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Dinas Kesehatan juga telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPR Kabupaten Fakfak dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, termasuk bidang pendidikan. Dalam pembahasan tersebut, kondisi kabut asap menjadi perhatian, terutama untuk melindungi anak-anak sekolah, termasuk kemungkinan mengistirahatkan siswa atau menerapkan sistem pembelajaran dari rumah apabila kondisi asap semakin memburuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....