Puskesmas ILP Fakfak Kota Diharapkan Menjadi Contoh Pelayanan Terpadu
- 27 Jul 2026 14:06 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Peluncuran Puskesmas Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas Fakfak Kota mendapat dukungan penuh dari Kepala Distrik Fakfak, Engelbertus Gewab. Dukungan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan launching Puskesmas ILP yang berlangsung di Ruang Serbaguna Puskesmas Fakfak Kota.
Dalam sambutannya, Engelbertus mengatakan transformasi pelayanan kesehatan melalui Puskesmas ILP merupakan langkah besar yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, implementasi Integrasi Layanan Primer sesuai kebijakan Kementerian Kesehatan tidak dapat berjalan hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Ia menegaskan, pemerintah distrik bersama para lurah, kepala kampung, serta seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab yang sama untuk mendukung keberhasilan program tersebut. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang terintegrasi hingga ke tingkat masyarakat.
"Kalau bicara Integrasi Layanan Primer ini tidak gampang. Ini semua berhubungan dengan kita semua, semua elemen, terutama di distrik, lurah, kepala kampung, dan seluruh pihak harus sama-sama mendukung agar cita-cita Puskesmas bisa terwujud," ujar Engelbertus Gewab.
Menurutnya, peluncuran Puskesmas ILP di Fakfak Kota diharapkan menjadi titik awal lahirnya puskesmas percontohan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Ia berharap keberhasilan tersebut nantinya dapat menjadi contoh bagi puskesmas lain di Kabupaten Fakfak.
"Semoga apa yang kita canangkan hari ini menjadi Puskesmas contoh yang terintegrasi, sehingga puskesmas-puskesmas lain juga bisa mengikuti apa yang telah dicapai dan dicanangkan di sini," katanya.
Engelbertus juga mengajak para lurah dan kepala kampung untuk terus memperkuat koordinasi serta komunikasi dengan pihak puskesmas. Menurutnya, komunikasi yang baik akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pelaksanaan program ILP di tingkat distrik.

Selain itu, ia meminta agar seluruh informasi mengenai perubahan sistem pelayanan di Puskesmas ILP segera disosialisasikan kepada masyarakat. Dengan demikian, warga yang datang berobat dapat memahami alur pelayanan yang baru dan tidak mengalami kebingungan saat mengakses layanan kesehatan.
"Nanti informasi ini segera disampaikan kepada masyarakat kita, sehingga saat mereka datang ke puskesmas sudah tidak salah lagi. Karena ini masih tahap awal, tentu teman-teman puskesmas akan memberikan penjelasan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan," ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Engelbertus menilai konsep Integrasi Layanan Primer yang mengedepankan pelayanan berdasarkan siklus hidup, mulai dari bayi hingga lanjut usia, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Meski membutuhkan tenaga, biaya, dan komitmen yang besar, ia optimistis target transformasi pelayanan kesehatan dapat tercapai melalui kerja sama seluruh pihak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....