Kasus HIV Baru Bertambah, Fakfak Perkuat Pencegahan Penyebaran

  • 07 Mei 2026 11:34 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Puskesmas Fakfak Kota, Kabupaten Fakfak, mendeteksi enam kasus baru positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) sepanjang Januari hingga April 2026. Temuan tersebut menjadi tantangan serius dalam upaya mewujudkan target global Ending AIDS 2030 yang menekankan penghapusan kasus baru HIV di seluruh dunia.

Dokter Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Puskesmas Fakfak Kota, Irma Sari Batubara, mengatakan kasus baru yang ditemukan menunjukkan bahwa penanganan HIV masih membutuhkan perhatian dan kerja sama lintas sektor. Menurutnya, angka tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Seharusnya kalau mau menuju Ending AIDS, salah satunya tidak ada kasus baru. Namun, kami menemukan enam kasus positif baru, sehingga ini menjadi tantangan tersendiri,” ujarnya saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus HIV di Fakfak.

Ia menjelaskan, dari enam kasus yang ditemukan, satu kasus berasal dari ibu hamil, dua kasus dari kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL), dan tiga lainnya berasal dari pasangan populasi umum. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penyebaran HIV tidak hanya terjadi pada kelompok tertentu, tetapi juga telah menyentuh masyarakat umum.

Menurut dr. Irma, target Ending AIDS 2030 mengacu pada komitmen global untuk mengakhiri AIDS sebagai ancaman kesehatan masyarakat melalui pendekatan yang holistik, inklusif, dan berbasis komunitas. Upaya tersebut juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam edukasi, pencegahan, dan pendampingan penderita HIV.

Ia menambahkan, fokus utama program tersebut diwujudkan melalui konsep Three Zeros atau Tiga Nol, yakni Zero New HIV Infections atau nol infeksi HIV baru, Zero AIDS-Related Deaths atau nol kematian akibat AIDS, serta Zero Discrimination atau nol stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS.

Selain penanganan medis, dr. Irma menilai penghapusan stigma sosial masih menjadi tantangan besar dalam pengendalian HIV di daerah. Ia berharap kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat diperkuat agar target Ending AIDS 2030 dapat tercapai. “Semoga ke depannya target Ending AIDS 2030 bisa tercapai. Butuh kolaborasi semua pihak, karena dengan temuan kasus baru ini pekerjaan kita semakin berat. Fakfak Kota saja dari Januari sampai April sudah ada enam kasus baru,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....