Dinkes Fakfak Tingkatkan Kompetensi Nakes Tangani Stunting
- 05 Sep 2026 19:57 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Papua Barat, terus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam upaya percepatan penurunan stunting dan penanganan masalah gizi di daerah itu.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Aksi Cegah Stunting dengan tema “Peran Tenaga Kesehatan dalam Percepatan Penurunan Stunting Melalui Sistem Rujukan Berjenjang dan Tata Laksana Gizi Buruk”, yang dilaksanakan di Fakfak, Sabtu 5 September 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, dr. Maulana K Patiran, M.Kes dalam laporannya mengatakan stunting tidak hanya berdampak terhadap pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, produktivitas dan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
| Baca juga: Tips Bergerak Aktif Minimal 30 Menit |
“Upaya percepatan penurunan stunting membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan berkesinambungan, mulai dari tingkat masyarakat, pelayanan kesehatan tingkat pertama hingga fasilitas pelayanan kesehatan rujukan.” ujarnya.
Ia menjelaskan, tenaga kesehatan mempunyai peran penting dalam mendeteksi sejak dini masalah pertumbuhan dan perkembangan anak, menemukan kasus gizi kurang maupun gizi buruk, memberikan intervensi sesuai standar, serta melakukan edukasi kepada keluarga.
Menurutnya, penanganan gizi buruk harus dilakukan secara cepat dan tepat karena keterlambatan dalam menemukan maupun menangani kasus dapat meningkatkan risiko komplikasi, kesakitan, bahkan kematian.
“Diperlukan pemahaman yang sama di antara tenaga kesehatan, baik dalam identifikasi kasus, tata laksana gizi buruk, kriteria rujukan, komunikasi maupun koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan.” tambahnya.
Sebanyak 51 tenaga kesehatan dari 17 Puskesmas mengikuti kegiatan tersebut. Setiap Puskesmas mengutus tiga orang yang terdiri dari dokter umum, nutrisionis atau petugas gizi, serta bidan atau perawat.
Sementara itu, 20 peserta lainnya berasal dari unsur tingkat kabupaten, yakni Bapperinda Kabupaten Fakfak, DP3AP2KB, RSUD Fakfak dan Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak.
Kegiatan dilaksanakan melalui pemaparan materi, studi kasus, presentasi Puskesmas, diskusi dan tanya jawab. Narasumber kegiatan berasal dari dokter spesialis anak UKK NPM dan dokter spesialis anak RSUD Fakfak.
“Melalui kegiatan ini kami berharap kemampuan tenaga kesehatan semakin meningkat dalam menemukan dan menangani masalah gizi sejak dini, serta memastikan kasus memperoleh pelayanan sesuai tingkat keparahannya.” ungkapnya.
Selain meningkatkan kompetensi, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara Puskesmas, jejaring pelayanan kesehatan dan fasilitas rujukan, termasuk memastikan adanya mekanisme rujuk balik dan pemantauan pasien setelah kembali ke wilayah kerja Puskesmas.
Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak juga mendorong peningkatan pencatatan, pelaporan dan pemantauan kasus gizi buruk serta stunting. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap kasus mendapatkan penanganan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....