Penyebab Eagle Syndrome
- 22 Jan 2026 14:17 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Penyebab utama Sindrom Eagle adalah pemanjangan abnormal prosesus stiloideus (tulang kecil di bawah telinga) atau klasifikasi ligamen stilohioid yang menekan saraf atau pembuluh darah di sekitarnya, menyebabkan nyeri tenggorokan, wajah, atau gejala lain karena iritasi struktur tersebut, dengan faktor pemicu seperti operasi amandel, trauma, atau terkadang genetik.
Menurut laman topdoctors.co.uk .Eagle Syndrome adalah kondisi langka yang terjadi akibat kelainan pada tulang atau jaringan di sekitar leher. Berikut penyebab utama Eagle Syndrome yang perlu diketahui:
Penyebab Eagle Syndrome
- Pemanjangan Tulang Styloid
Tulang styloid (tulang kecil di bawah telinga) menjadi lebih panjang dari normal dan menekan saraf atau pembuluh darah di sekitarnya. - Kalsifikasi atau Pengerasan Ligamen Stylohyoid
Ligamen yang menghubungkan tulang styloid dan tulang hyoid mengalami pengapuran sehingga menjadi kaku dan menimbulkan nyeri. - Trauma atau Cedera Leher
Benturan atau cedera dapat memicu peradangan atau perubahan posisi tulang styloid. - Komplikasi Setelah Operasi Tenggorokan
Terutama setelah operasi amandel (tonsilektomi), jaringan parut dapat memperparah tekanan pada saraf. - Kelainan Bawaan (Genetik)
Beberapa orang terlahir dengan tulang styloid yang lebih panjang dari normal. - Proses Penuaan
Perubahan degeneratif seiring bertambahnya usia dapat memicu kalsifikasi ligamen.
Mengapa Bisa Menimbulkan Nyeri?
| Baca juga: Manfaat Daun Maniran untuk Kesehatan |
Pemanjangan atau pengerasan tersebut dapat menekan:
- Saraf wajah (saraf kranial)
- Saraf tenggorokan
- Pembuluh darah (arteri karotis)
Akibatnya muncul gejala seperti nyeri tenggorokan, nyeri telinga, sakit kepala, nyeri saat menelan, hingga sensasi benda asing di tenggorokan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....