Tiga Instansi Perkuat Pala Tomandin menuju Pasar Ekspor
- 16 Sep 2026 13:44 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Komoditas unggulan Pala Tomandin asal Kabupaten Fakfak, Papua Barat, terus didorong agar mampu bersaing di pasar global. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kualitas komoditas, legalitas usaha, hingga pemahaman prosedur ekspor bagi petani dan pelaku usaha pala lokal.
Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menggandeng Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sorong dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) untuk memberikan sosialisasi terpadu kepada para petani dan pelaku usaha pala. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha pala yang lebih siap menghadapi pasar nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, mengatakan penguatan komoditas Pala Tomandin harus dilakukan mulai dari sektor hulu hingga hilir. Menurutnya, kualitas produk perlu dijaga agar nilai tambah dari komoditas tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Fakfak.
“Yang paling penting adalah menjaga kualitas komoditas dari hulu sampai hilir, sehingga nilai tambah Pala Tomandin tetap dirasakan oleh masyarakat lokal Fakfak,” kata Widhi.
Ia menjelaskan, upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas budidaya, standarisasi mutu pascapanen, serta pendataan sertifikasi Indikasi Geografis Pala Tomandin. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan produk pala yang dihasilkan petani dapat memenuhi kualifikasi dan standar mutu yang dibutuhkan pasar internasional.
Dari sisi perpajakan, Kepala Seksi Pengawasan III KPP Pratama Sorong, Vindy Hervyani, menekankan pentingnya kepatuhan administrasi bagi pelaku usaha. Kepemilikan NPWP dan ketertiban dalam pelaporan pajak dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kredibilitas usaha.

“Kepatuhan administrasi perpajakan merupakan salah satu langkah awal dalam membangun kredibilitas usaha di mata mitra bisnis, baik nasional maupun internasional,” ujar Vindy.
Sementara itu, Penyuluh Pajak KPP Pratama Sorong, Wahyudi Darmawan, memberikan pemahaman mengenai berbagai kemudahan serta insentif perpajakan yang disediakan pemerintah untuk mendukung pertumbuhan UMKM, termasuk pelaku usaha di sektor perkebunan.
Dari sisi kepabeanan, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC, Murdi Yansyah, menyatakan Bea Cukai siap mendampingi pelaku usaha Pala Tomandin dalam memahami prosedur ekspor langsung atau direct export, pemanfaatan fasilitas kepabeanan, hingga pemenuhan dokumen pabean. “Kami siap mendampingi pelaku usaha mulai dari tahap pemula hingga berhasil melakukan ekspor mandiri dari wilayah Papua Barat,” kata Murdi.

Sinergi Dinas Perkebunan, KPP Pratama Sorong, dan KPPBC tersebut diharapkan mampu mengurangi berbagai hambatan yang dihadapi petani dan pedagang pala lokal. Dengan kualitas produk yang terjaga, administrasi usaha dan perpajakan yang tertib, serta pemahaman prosedur ekspor yang memadai, Pala Tomandin Fakfak diharapkan semakin siap memasuki pasar global sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....