Wabup Fakfak Dorong Pelestarian Warisan Leluhur dan Kemajuan Pariwisata

  • 14 Sep 2026 15:19 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., membuka Festival Budaya Teluk Berau atau Qpeh Kogangandin Tahun 2026 di Kampung Mambunbuni, Distrik Kokas, Sabtu 12 September 2026. Festival yang mengusung tema “Merawat Warisan Leluhur, Menguatkan Jati Diri, Membangun Pariwisata” tersebut diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan pariwisata di daerah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Fakfak menegaskan, festival budaya tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi ruang edukasi dan regenerasi untuk mengenalkan serta meneruskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.

Menurutnya, warisan leluhur masyarakat Fakfak yang meliputi adat istiadat, bahasa, seni, tradisi, pengetahuan lokal dan nilai-nilai kehidupan harus terus dijaga dan dikembangkan secara kreatif sesuai dengan perkembangan zaman.

“Budaya merupakan identitas dan jati diri masyarakat. Karena itu, warisan leluhur harus kita rawat, kita lestarikan dan kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Donatus.

Wabup juga mendorong pengembangan kawasan wisata Teluk Berau agar tetap berlandaskan nilai-nilai adat serta memperhatikan kelestarian lingkungan. Pengembangan pariwisata, kata dia, harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Salah satu tradisi yang ditampilkan dalam festival tersebut adalah Pasar Barter atau Qpeh Kohereig. Tradisi ini mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong dan prinsip saling membutuhkan yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Donatus berharap Festival Budaya Teluk Berau dapat membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata. Keterlibatan tersebut mencakup pelaku UMKM, ekonomi kreatif, pengrajin, seniman hingga generasi muda.

“Kita ingin pariwisata berkembang, tetapi masyarakat juga harus menjadi bagian penting dan mendapatkan manfaat ekonomi dari perkembangan tersebut,” katanya.

Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Fakfak hadir bersama Ketua GOW Kabupaten Fakfak, Ny. Sri Vonni Nimbitkendik, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Regional 23 Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya yang mewakili Kementerian Kebudayaan RI, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat, Forkopimda, Ketua Dewan Adat, Ketua LMA, unsur DPRD Provinsi Papua Barat dan DPRK Fakfak.

Hadir pula para kepala perangkat daerah, kepala distrik, lurah, kepala kampung serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Fakfak terus mendorong pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata sebagai kekuatan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menjaga identitas budaya masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....