Pala Tomandin Fakfak Digenjot lewat Program Perhutanan Sosial
- 04 Jun 2026 10:07 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menyiapkan program rehabilitasi kebun Pala Tomandin sebagai bagian dari penguatan program perhutanan sosial yang sedang dikembangkan di Kampung Tetar, Distrik Kokas.
Program tersebut akan menyasar 40 Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) yang mengelola lahan pala seluas 40 hektare dan tergabung dalam empat kelompok tani, yakni Hangkariri, Ndoramur, Wuhu Poho, dan Jantri.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmorojati, mengatakan rehabilitasi kebun pala memiliki keterkaitan erat dengan program perhutanan sosial karena keduanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan kelestarian hutan adat.
Menurutnya, kegiatan rehabilitasi akan mencakup penyulaman tanaman pala, perbaikan teknik budidaya, pemeliharaan tanaman, hingga peningkatan kapasitas petani dalam menerapkan budidaya yang baik dan berkelanjutan.
"Kami ingin memastikan kebun pala masyarakat tetap produktif, hutan tetap terjaga, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Pala Fakfak bukan hanya komoditas unggulan, tetapi juga identitas daerah dan warisan budaya yang harus terus dijaga." ujar Widhi.
Widhi menambahkan, pengembangan Pala Tomandin melalui pendekatan perhutanan sosial menjadi upaya menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan.
"Dengan pengelolaan yang baik, kebun pala tidak hanya menjadi sumber pendapatan masyarakat, tetapi juga berfungsi menjaga tutupan hutan, mempertahankan sumber air, serta melindungi ekosistem dan nilai budaya masyarakat adat Fakfak." tambahnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, EcoNusa, masyarakat adat, dan kelompok tani, Kampung Tetar diharapkan dapat menjadi model pengembangan perhutanan sosial berbasis Pala Tomandin yang mampu mengintegrasikan pelestarian hutan, penguatan ekonomi masyarakat, perlindungan wilayah adat, serta pelestarian warisan budaya secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....