Portal E-PALA Tingkatkan Pelayanan Pajak Digital di Fakfak secara Bertahap
- 03 Jul 2026 10:19 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mulai menerapkan digitalisasi pelaporan pajak daerah melalui Portal E-PALA dengan aplikasi My SPTPD. Penerapan sistem ini dilakukan secara bertahap dengan menyasar pelaku usaha di sektor pariwisata sebagai tahap awal implementasi.
Sekretaris Bapenda Kabupaten Fakfak, Lukito Saksomojati, mengatakan aplikasi yang digunakan dalam sistem tersebut adalah My SPTPD yang menjadi bagian dari Portal E-PALA. Untuk mendukung penerapan aplikasi, Bapenda juga telah menyiapkan berbagai materi sosialisasi kepada wajib pajak.
"Kami menggunakan Portal E-PALA, nama aplikasinya My SPTPD. Nanti kami juga sudah sampaikan brosur-brosur seperti itu ke masyarakat," kata Lukito.
Ia menjelaskan, penerapan aplikasi tersebut belum ditujukan kepada seluruh masyarakat, melainkan difokuskan terlebih dahulu kepada pelaku usaha yang menjadi wajib pajak di sektor pariwisata. Kelompok usaha yang menjadi sasaran meliputi hotel, rumah makan, restoran, hingga tempat hiburan.
Menurutnya, penerapan dilakukan secara bertahap agar proses adaptasi dapat berjalan lebih efektif. Bapenda memulai implementasi dengan melakukan pendampingan kepada pelaku usaha, disertai kegiatan sosialisasi mengenai tata cara penggunaan aplikasi digital tersebut.
"Kami mulai dari sektor pariwisata termasuk hotel, rumah makan, restoran, dan juga hiburan. Jadi memang kita tidak mungkin langsung secara keseluruhan melaksanakan seperti itu. Kita mulai dari bagaimana melakukan pendampingan, sosialisasi," ujarnya.
Selain memberikan pendampingan kepada wajib pajak, Bapenda juga menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di internal instansi. Lukito menegaskan pengembangan kompetensi pegawai menjadi salah satu langkah penting agar proses transformasi dari sistem manual maupun semi-manual menuju pelayanan berbasis digital dapat berjalan optimal.
"Tidak kalah penting juga pengembangan kompetensi untuk pegawai. Karena kita tahu bagaimana beradaptasi ke pola kerja baru dari manual atau semi-manual yang sekarang dilaksanakan ke digitalisasi itu membutuhkan adaptabilitas, sehingga pegawai juga dapat beradaptasi dalam lingkungan pekerjaan digitalisasi," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....