Program Bersih Kotaku Jadi Prioritas Bidang Kebersihan
- 08 Jun 2026 13:47 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR2KP) Kabupaten Fakfak melalui Bidang Kebersihan dan Pertamanan pada tahun 2026 memfokuskan program kerja pada pengelolaan sampah perkotaan serta penataan taman-taman di wilayah Kota Fakfak. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program pembangunan daerah yang dicanangkan pemerintah kabupaten.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak, Dikson Iha, mengatakan seluruh program yang dijalankan pihaknya mengacu pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, khususnya program “Bersih Kotaku” yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
“Tentunya tugas kami di bidang kebersihan ini mengacu pada visi-visi Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang tergambar dalam program Bersih Kotaku. Oleh karena itu langkah-langkah kami pada bidang kebersihan dan pertamanan terus kami lakukan secara bertahap,” ujar Dikson Iha.
Ia menjelaskan, langkah awal yang dilakukan pihaknya adalah membenahi sumber daya manusia dan perangkat kerja di bidang kebersihan. Pembenahan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kebersihan di wilayah perkotaan.
Menurutnya, petugas kebersihan yang berada di bawah Bidang Kebersihan dan Pertamanan terdiri dari tiga komponen utama, yakni petugas pengangkut sampah, penyapu jalan, serta petugas pemeliharaan dan pemotongan rumput. Masing-masing komponen kini tengah ditata agar dapat menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya.
“Kami segera melakukan pembenahan sehingga masing-masing petugas dapat merasakan dan menjalankan tugasnya dengan baik. Dengan begitu, tujuan menuju program Bersih Kotaku dapat tercapai secara maksimal,” katanya.
Selain sektor kebersihan, Bidang Kebersihan dan Pertamanan juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan taman-taman kota. Fokus penataan diarahkan pada tiga lokasi yang selama ini menjadi pusat aktivitas dan kunjungan masyarakat, yakni Taman Satu Tungku Tiga Batu, Ruang Terbuka Hijau Maruk Amin, dan kawasan Sport Center Fakfak.
Dikson Iha menambahkan, pemeliharaan fasilitas taman terus dilakukan agar tetap nyaman digunakan masyarakat. Meski tingkat pemanfaatan taman oleh warga dinilai cukup baik, pihaknya masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga fasilitas umum. “Keaktifan masyarakat memanfaatkan taman sebenarnya sudah baik, namun masih ada beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan akibat ulah oknum yang kurang peduli. Ini menjadi kendala yang terus kami perbaiki melalui pemeliharaan dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas publik bersama,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....