Pembenahan Administrasi Warga Jadi Prioritas Kelurahan Fakfak Selatan
- 15 Jun 2026 13:42 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Kelurahan Fakfak Selatan, Sazkia Madu, menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Fakfak yang tertuang dalam 32 program kerja Bupati dan Wakil Bupati. Menurutnya, pemerintah kelurahan berupaya mengambil peran pada program-program yang dapat dijalankan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
Sazkia mengatakan, salah satu program yang menjadi perhatian adalah pemenuhan akses jaringan air bersih bagi warga, khususnya masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan dan belum terlayani secara optimal. Keluhan dan aspirasi warga terkait kebutuhan tersebut diterima langsung oleh pihak kelurahan untuk kemudian ditindaklanjuti kepada instansi terkait.
"Setiap program pemerintah, khususnya Bupati dan Pak Wakil Kabupaten Fakfak punya program yang ada dalam 32 program itu, saya bisa melihat kira-kira mana yang saya bisa ambil. Jadi misalnya kalau seperti jaringan air bersih, kebetulan kalau saya punya wilayah di daerah gunung, mereka hampir ada yang belum memiliki jaringan air bersih. Jadi ketika warga menyampaikan surat, nanti saya teruskan dan koordinasikan dengan pihak terkait," ujar Sazkia.
Ia menjelaskan, surat permohonan dari masyarakat tidak hanya diterima begitu saja, melainkan langsung dikoordinasikan dengan bidang teknis seperti Cipta Karya yang menangani penyediaan air bersih. Selain itu, pihaknya juga mendukung program penataan lingkungan agar kawasan permukiman tetap bersih dan tertata.
Menurut Sazkia, dukungan terhadap program pemerintah daerah juga dilakukan melalui pembenahan sektor ketahanan pangan serta validasi data kemiskinan. Langkah tersebut dinilai penting agar kebijakan dan bantuan sosial dari pemerintah dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah Kelurahan Fakfak Selatan juga tengah memfokuskan perhatian pada pembenahan administrasi kependudukan. Bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), warga didorong untuk memperbarui dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga dan KTP elektronik agar sesuai dengan kondisi terkini.
"Saya bilang kepada warga, benahi administrasimu. Karena ke depan ketika administrasimu dibenahi dengan baik, maka semuanya juga akan terarah. Saat pemilu tidak salah tempat memilih, penerimaan bantuan juga tidak terkendala hanya karena data yang belum diperbarui," katanya.
Sazkia mengungkapkan, masih ditemukan sejumlah persoalan administrasi, mulai dari penggunaan dokumen lama yang belum menggunakan barcode hingga adanya anggota keluarga yang telah berusia 17 tahun tetapi belum melakukan perekaman KTP elektronik. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah layanan dan bantuan pemerintah tidak dapat diakses secara maksimal.
"Saya lebih cenderung membenahi data kependudukan warga saya, karena itu merupakan bagian dari pilar yang digaungkan oleh Pak Bupati dan Pak Wakil, yaitu tertib data kependudukan. Kalau pendataan kependudukan dilakukan dengan baik, maka otomatis masyarakat juga terbantu dalam pendataan sosial sehingga mereka yang benar-benar tidak mampu bisa terdeteksi dengan baik," tuturnya. Dengan pembenahan administrasi tersebut, Kelurahan Fakfak Selatan berharap pelayanan publik semakin optimal serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....