Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci Terjaganya Taman Kota Fakfak
- 08 Jun 2026 13:45 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR2KP) Kabupaten Fakfak, Dikson Iha, menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan dan keindahan taman kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Menurut Dikson, pemerintah melalui Bidang Kebersihan dan Pertamanan telah melakukan berbagai upaya untuk menata dan merawat fasilitas publik, termasuk taman-taman yang ada di wilayah perkotaan. Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi masyarakat.
| Baca juga: Warga Fakfak Diajak Pilah Sampah dari Rumah |
“Berbicara terkait kebersihan dan pertamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kami yang ada di Bidang Kebersihan dan Pertamanan, tetapi sebenarnya menjadi tanggung jawab kita semua,” ujar Dikson.
Ia menjelaskan, berbagai sarana dan fasilitas yang telah dibangun pemerintah tidak akan dapat berfungsi secara maksimal apabila tidak didukung dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga dan merawatnya. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang bersih dan tertata.
Untuk meningkatkan kesadaran tersebut, pihaknya terus melakukan edukasi kepada para pengunjung taman dan ruang terbuka publik. Edukasi dilakukan melalui penyampaian imbauan, sosialisasi aturan, serta larangan-larangan yang telah ditetapkan guna menjaga fasilitas umum tetap dalam kondisi baik.

“Kami lakukan edukasi kepada para pengunjung agar mengikuti imbauan dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Dengan demikian taman-taman yang ada bisa tetap tertata dan terjaga untuk kepentingan kita bersama,” katanya.
Selain edukasi, Dinas PUPR2KP juga berencana meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas taman melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis. Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalisasi tindakan vandalisme, penyalahgunaan fasilitas, maupun kerusakan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Harapan kami ke depan ada pemasangan CCTV pada lokasi-lokasi yang dapat dijangkau pengawasan. Dengan begitu, dampak kerusakan atau penyalahgunaan fasilitas taman oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dapat dikurangi sehingga taman-taman yang ada tetap terpelihara dengan baik,” pungkas Dikson.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....