Media Sosial Bantu Shall Lontar Perluas Pasar

  • 05 Okt 2026 06:45 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pemanfaatan media sosial menjadi strategi Salbia HN Mahu, S.E., pemilik Shall Lontar Fakfak, dalam mengembangkan usahanya. Setelah sempat berjualan secara langsung di pasar dengan hasil yang belum maksimal, Salbia memilih memanfaatkan media sosial untuk promosi sekaligus menerima pesanan.

Hal tersebut disampaikan Salbia saat menjadi narasumber program Ekonomi Digital RRI Pro 1 Fakfak, dengan topik “Memanfaatkan Media Sosial untuk Mendukung Usaha”.

Menurutnya, media sosial memiliki jangkauan yang lebih luas sehingga produknya dapat dikenal lebih banyak konsumen.

“Sejak 2020 sudah mulai menggunakan media sosial untuk promosi. Sekarang setiap hari open order, kalau ramai bisa tujuh piring, kalau sepi sekitar empat piring,” ujar Salbia.

Saat kembali ke Fakfak setelah sekitar empat tahun menjalankan usaha di Jayapura, Salbia mencoba memasarkan lontar secara langsung di pasar. Namun, penjualan yang kurang sesuai harapan membuatnya mengubah strategi dengan mengandalkan pemesanan melalui media sosial.

Saat ini, Shall Lontar menggunakan Facebook dengan akun Shall Lontar Fakfak dan WhatsApp sebagai saluran promosi dan pemesanan. Salbia mengatakan, jangkauan media sosial bahkan memungkinkan produknya dilirik oleh konsumen dari luar Fakfak.

Sistem penjualan dilakukan dengan membuka pesanan setiap hari. Setelah menerima pesanan, Salbia menangani sendiri proses pembuatan hingga pengantaran kepada pelanggan. Produksi disesuaikan dengan permintaan, dengan rata-rata sekitar enam piring lontar per hari.

Bagi Salbia, media sosial bukan hanya menjadi sarana memperkenalkan produk, tetapi juga membantu usaha tetap berjalan tanpa harus memiliki toko fisik. Ia berharap pemanfaatan media sosial dapat terus mendukung perkembangan Shall Lontar hingga nantinya memiliki tempat usaha sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....