Warung Padang Fakfak Cari Strategi Hadapi Kenaikan LPG

  • 24 Apr 2026 07:36 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pelaku usaha rumah makan dan warung Padang di Kabupaten Fakfak mulai mengambil langkah antisipatif menyusul kenaikan harga LPG non-subsidi secara nasional yang berdampak hingga ke daerah. Kenaikan ini dinilai berpotensi menekan biaya operasional pelaku usaha kuliner yang bergantung pada gas sebagai bahan bakar utama.

Daud, salah seorang pemilik warung makan di Jalan Dr. Salasa Namudat, Fakfak, mengaku belum sepenuhnya merasakan dampak kenaikan tersebut karena masih memiliki stok LPG. Meski demikian, ia mulai mewaspadai potensi lonjakan biaya dalam waktu dekat.

“Iya dengar-dengar begitu, tapi saya belum beli gas lagi, masih ada stok,” ujarnya saat ditemui, Jumat, 24 April 2026. Ia menambahkan bahwa informasi kenaikan harga sudah mulai beredar di kalangan pedagang.

Menurut Daud, sebagai pelaku usaha kecil, dirinya harus berhitung secara cermat sebelum mengambil keputusan, terutama terkait harga jual makanan. Ia tidak ingin tergesa-gesa menaikkan harga yang dapat memengaruhi daya beli pelanggan.

“Yah mesti ada hitung-hitungannya. Kalau tidak, ya kita cari alternatif lain supaya jangan langsung menaikkan harga makanan,” tuturnya.

Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian jika harga LPG terus mengalami kenaikan dan berlangsung dalam jangka waktu lama. Bahkan, skenario terburuk seperti penutupan usaha bisa saja terjadi apabila beban operasional tidak lagi tertutupi.

“Semoga ke depan situasi semakin baik agar kita yang jualan ini juga enak,” ungkapnya. Meski menghadapi ketidakpastian, Daud mengaku bersyukur karena hingga saat ini daya beli masyarakat masih cukup stabil. Lokasi warungnya yang strategis di tepi jalan membuat usahanya tetap ramai dikunjungi oleh pelanggan dari berbagai kalangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....