Pedagang Thumburuni Bertahan meski Terminal Sudah Tak Beroperasi

  • 30 Mei 2026 04:47 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Mama David Bertahan Jualan di Terminal Lama Thumburuni. Di tengah kondisi Terminal Lama Pasar Rakyat Thumburuni yang telah lama tak beroperasi, seorang pedagang bernama Mama David masih setia bertahan mencari nafkah di lokasi tersebut, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Bangunan terminal itu mulai sepi sejak kebakaran yang terjadi saat kerusuhan sosial se-Tanah Papua pada 2019 silam. Pada Jumat, 30 Mei 2026, Mama David terlihat sibuk merapikan barang dagangannya di sebuah lapak sederhana yang sudah belasan tahun ia tempati.

Berbeda dengan masa lalu ketika lapaknya penuh aneka kebutuhan harian, kini hanya tersisa minuman ringan, mie instan, rokok, serta beberapa barang kebutuhan kecil lainnya.

Suasana terminal tampak lengang. Aktivitas angkutan umum yang dahulu memenuhi kawasan tersebut kini sudah tidak terlihat lagi.

Kondisi itu membuat jumlah pembeli menurun drastis dan berdampak langsung pada penghasilan para pedagang yang masih bertahan. “Disyukuri saja apa adanya begini. Mau bilang laku juga yah kondisi terminal ini kan sudah lama tidak aktif jadi yah sepi,” ujar Mama David sambil menata barang dagangannya dengan wajah sedih.

Menurutnya, bertahan di terminal lama menjadi pilihan terakhir demi memenuhi kebutuhan keluarga. Ia mengaku tidak memiliki tempat lain untuk berjualan, sementara kebutuhan hidup dan biaya pendidikan anak-anak tetap harus dipenuhi setiap hari.

“Saya bertahan karena memang tidak ada tempat lagi. Anak-anak juga harus sekolah jadi mau tidak mau ini sedikit-sedikit untuk menyambung hidup,” katanya.

Mama David juga mengenang masa sulit saat pandemi Covid-19 yang semakin memperburuk kondisi ekonomi keluarganya. Untuk menambah penghasilan, kini ia tidak hanya berjualan di terminal, tetapi juga membuat kue yang dititipkan ke kios dan warung di sekitar Kota Fakfak. “Alhamdulillah ada pemasukan, kami tetap bersyukur,” tandas ibu dua anak tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....