Pedagang Pasar Thumburuni Bertahan di Tengah Sepinya Pembeli
- 09 Feb 2026 12:31 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Aktivitas ekonomi di Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pasca peresmian pada November 2025, masih dalam tahap penyesuaian. Meski fasilitas pasar terbilang representatif, arus pengunjung hingga kini belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Sejumlah pedagang mengaku kondisi pasar masih relatif sepi, terutama pada hari-hari biasa. Mereka menilai masyarakat masih beradaptasi dengan lokasi dan tata letak pasar baru yang belum sepenuhnya menjadi tujuan utama berbelanja.
Ratna, pedagang kebutuhan sehari-hari, mengatakan jumlah pembeli yang datang setiap harinya masih sangat terbatas. Menurutnya, sejak membuka lapak pada pagi hari hingga sore, transaksi yang terjadi hanya satu hingga dua kali. “Masih sepi, kadang cuma duduk menunggu pembeli,” ujarnya.
Meski demikian, Ratna tetap bersyukur dapat menempati kios di pasar yang baru dibangun tersebut. Ia berharap kondisi ini hanya bersifat sementara dan akan membaik seiring berjalannya waktu. “Ini masih awal, kita jalani saja dulu,” katanya.
Kondisi serupa juga dirasakan Rendy, pedagang pakaian dan sepatu yang berjualan di lantai III. Ia menyebut belum ada lonjakan pembeli sejak pasar mulai beroperasi penuh. “Sejauh ini masih sepi-sepi saja,” ungkapnya singkat.
Para pedagang berharap momentum bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri dapat mendorong peningkatan jumlah pengunjung. Mereka optimistis Pasar Rakyat Thumburuni ke depan dapat menjadi pusat belanja baru bagi masyarakat Fakfak.
Sebagai informasi, Pasar Rakyat Thumburuni diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada 16 November 2025. Pasar berkonsep gedung hijau berlantai empat ini mampu menampung sekitar 1.021 pedagang dan diharapkan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Fakfak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....