Kepala RRI Fakfak Dorong Generasi Muda Rawat Falsafah Satu Tungku Tiga Batu

  • 07 Okt 2026 07:13 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Kepala LPP RRI Fakfak, James S. Jahawadan, S.Sos., M.Si., mendorong generasi muda di Kabupaten Fakfak untuk terus menjaga dan mengamalkan falsafah Satu Tungku Tiga Batu dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut James, falsafah tersebut memiliki nilai penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman agama, suku dan latar belakang. Hal itu disampaikannya dalam momentum Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LPP RRI Fakfak dan Madrasah Tsanawiyah Negeri Fakfak.

James mengatakan, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki karakter dan mampu menghargai perbedaan.

“Kepada anak-anak kami di Madrasah Tsanawiyah Negeri Fakfak saya berpesan, jadilah generasi yang cerdas, berkarakter, menghargai perbedaan, dan tetap bangga menjadi anak Fakfak serta anak Indonesia,"ujarnya.

James menilai nilai Satu Tungku Tiga Batu perlu terus diwariskan kepada generasi muda karena mengajarkan persaudaraan, kebersamaan dan sikap saling menghormati. Falsafah tersebut juga menjadi contoh bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk membangun persatuan.

“Fakfak telah memberikan pelajaran yang sangat berharga kepada Indonesia bahwa perbedaan agama, suku, maupun latar belakang bukanlah alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun persatuan," jelasnya.

Dalam upaya memberikan ruang kepada generasi muda, RRI Fakfak berkomitmen melibatkan pelajar dalam berbagai kegiatan edukasi dan program siaran. Melalui media publik, pelajar dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi, kreativitas serta keberanian untuk menyampaikan gagasan positif.

James berharap kolaborasi antara RRI Fakfak dan MTsN Fakfak dapat menjadi langkah awal bagi berbagai kegiatan nyata yang melibatkan generasi muda.

“Mari kita terus rawat falsafah satu tungku tiga batu, karena dari Fakfak kita dapat menunjukkan kepada Indonesia bahwa keberagaman bukan sebuah perpecahan, tapi kekuatan untuk membangun persaudaraan dan Indonesia yang lebih maju,"tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....