Makan Telur Rebus Bisa Membuat Kentut Berbau, Benarkah?
- 30 Sep 2026 08:22 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID,Fakfak - Telur rebus dikenal sebagai makanan yang praktis dan merupakan sumber protein. Namun, bagi sebagian orang, mengonsumsi telur dapat membuat kentut atau gas usus menjadi lebih berbau. Jadi, kalau setelah sarapan telur rebus tiba-tiba “aromanya” lebih kuat, ada penjelasan ilmiahnya.
Salah satu penyebabnya adalah kandungan senyawa yang mengandung sulfur pada telur. Ketika makanan dicerna, bakteri di usus besar dapat menghasilkan sejumlah gas yang mengandung sulfur. Salah satunya adalah hidrogen sulfida (H₂S), senyawa yang dikenal memiliki aroma seperti telur busuk. Cleveland Clinic memasukkan telur sebagai salah satu makanan tinggi sulfur yang pada sebagian orang dapat berkontribusi terhadap kentut berbau.
Kenapa baunya bisa seperti telur busuk?
Sebenarnya, sebagian besar gas yang keluar ketika seseorang kentut tidak berbau. Bau yang khas biasanya berasal dari sejumlah kecil senyawa sulfur. NIDDK menjelaskan bahwa bau pada kentut dapat disebabkan oleh sulfur yang terdapat dalam gas usus.
Penelitian yang dipublikasikan melalui PubMed juga menemukan bahwa gas yang mengandung sulfur, termasuk hidrogen sulfida dan metanetiol, merupakan komponen penting yang berhubungan dengan bau kentut.
Apakah semua orang akan mengalami hal yang sama?
Tidak. Respons tubuh terhadap makanan berbeda-beda. Ada orang yang makan telur setiap hari tanpa mengalami masalah berarti, sementara orang lain mungkin lebih mudah mengalami gas atau bau kentut setelah mengonsumsi makanan tertentu.
Jumlah gas juga dapat dipengaruhi oleh makanan lain yang dikonsumsi, proses pencernaan, serta kondisi bakteri di dalam usus. Mayo Clinic menjelaskan bahwa gas usus merupakan bagian normal dari proses pencernaan, meskipun jumlahnya dapat berbeda pada setiap orang.
Jadi, telur rebus harus dihindari?
Tidak selalu. Kentut merupakan proses tubuh yang normal, dan telur tetap dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat. Kalau setelah makan telur gas menjadi lebih berbau tetapi tidak disertai keluhan lain, hal tersebut biasanya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.
Namun, jika gas menjadi sangat mengganggu, muncul secara tiba-tiba, atau disertai nyeri perut, diare, sembelit, atau penurunan berat badan yang tidak diinginkan, NIDDK menyarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Jadi, telur rebus memang bisa membuat kentut lebih berbau pada sebagian orang, terutama karena kandungan sulfur yang dapat berkontribusi pada pembentukan gas berbau seperti hidrogen sulfida selama proses pencernaan.
Dengan kata lain: telurnya bukan bikin kentut lebih banyak secara otomatis, tetapi senyawa sulfur dapat membuat gas yang keluar terasa lebih “menyengat”.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....