Pengunjung Soroti Kondisi Pasar Thumburuni Dipenuhi Tumpukan Sampah
- 07 Sep 2026 12:10 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Tumpukan sampah kembali menjadi sorotan di kawasan Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Hingga Minggu, 6 September 2026, sampah terlihat menumpuk di pelataran sebelah kiri Gedung Pasar Rakyat Thumburuni dan belum mendapat penanganan.
Pantauan di lokasi menunjukkan berbagai jenis limbah memenuhi area tersebut, mulai dari sisa makanan, plastik kemasan, hingga karton dan kardus. Tumpukan sampah tidak hanya membuat lingkungan pasar terlihat kotor, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas di sekitar pasar.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, sampah yang berasal dari aktivitas para pedagang belum diangkut oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR2KP) Kabupaten Fakfak. Kondisi tersebut disebut berkaitan dengan persoalan pembayaran retribusi sampah oleh sebagian pedagang.
Sejumlah pedagang yang mengaku telah memenuhi kewajiban pembayaran retribusi berharap pelayanan pengangkutan sampah tetap dilakukan secara rutin. Mereka menilai penumpukan sampah telah berlangsung lebih dari lima hari dan mulai mengganggu kenyamanan dalam berjualan.
“Kami harap bisa segera diangkut karena sangat bau. Sudah lebih dari lima hari belum diangkut,” keluh salah seorang pedagang.
Keluhan juga datang dari pengunjung pasar. Andre mengatakan, kondisi lingkungan pasar semakin kotor karena sampah yang berada di dalam maupun di sekitar tong sampah belum diangkut. “Sampah dari tong maupun yang dibuang sembarangan belum diangkut, jadi tambah kotor dan bau,” ujarnya.
Masyarakat berharap persoalan pengangkutan sampah di Pasar Rakyat Thumburuni segera mendapat perhatian dari pihak terkait. Selain menjaga kebersihan dan kenyamanan aktivitas perdagangan, pengangkutan sampah secara rutin dinilai penting untuk mencegah munculnya gangguan lingkungan akibat bau dan lalat yang mengerumuni tumpukan sampah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....