Pasokan Berkurang Harga Ikan Pasar Dulan Pokpok Fakfak Melonjak
- 20 Jul 2026 11:56 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pantauan RRI di Pasar Ikan Kelurahan Dulan Pokpok, Kabupaten Fakfak, Minggu (19/7/2026), menunjukkan aktivitas jual beli tetap berlangsung dengan aman dan tertib. Meski demikian, masyarakat mengeluhkan harga ikan yang mengalami kenaikan akibat terbatasnya pasokan dari nelayan. Ikan tongkol ukuran sedang yang biasanya 15 ribu perekor kini menjadi 25 hingga 30 ribu.
Kenaikan harga ikan dipengaruhi oleh berkurangnya hasil tangkapan nelayan selama musim angin timur. Kondisi cuaca tersebut menyebabkan banyak nelayan tidak dapat melaut secara maksimal sehingga stok ikan di pasar menjadi terbatas.
Di sejumlah los meja batu yang biasa dipenuhi berbagai jenis ikan, kali ini hanya terlihat beberapa jenis ikan berukuran kecil serta cumi-cumi. Kondisi tersebut berbeda dibandingkan hari-hari normal ketika pasokan ikan lebih melimpah dan pilihan bagi pembeli lebih beragam.
Sejumlah pembeli tetap mendatangi pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga meskipun harus membayar dengan harga yang lebih tinggi. Mereka berharap kondisi cuaca segera membaik agar aktivitas nelayan kembali normal dan harga ikan dapat berangsur turun.
"Belakangan ini memang ikan mahal, itupun yang dijual kebanyakan ikan kecil dan tidak seperti biasanya. Tapi mau bagaimana lagi, tetap harus beli karena sudah menjadi kebutuhan konsumsi keluarga," ujar salah seorang pengunjung pasar, Yusran.
Para pedagang mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung selama beberapa waktu terakhir seiring terbatasnya hasil tangkapan nelayan. Berkurangnya pasokan membuat mereka tidak memiliki banyak pilihan ikan untuk dijual kepada masyarakat.
Masyarakat berharap cuaca angin timur segera mereda sehingga nelayan dapat kembali melaut dengan aman dan hasil tangkapan meningkat. Dengan normalnya pasokan ikan, harga di Pasar Ikan Dulan Pokpok diharapkan kembali stabil sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang lebih terjangkau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....