Terminal Kokas Mangkrak, Aktivitas Ekonomi Warga Terdampak Langsung

  • 22 Jun 2026 14:12 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfakl, - Kondisi Terminal Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, yang hingga kini belum berfungsi optimal dinilai menghambat konektivitas transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah Distrik Kokas bersama warga setempat kembali mendesak percepatan rehabilitasi terminal agar dapat segera dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Kepala Distrik Kokas, Hamzah Almohdar, mengatakan terminal memiliki peran penting sebagai pusat layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat dari berbagai kampung menuju Distrik Kokas maupun Kota Fakfak. Namun, hingga saat ini fasilitas tersebut belum dapat beroperasi secara maksimal sehingga aktivitas transportasi masih terpusat di kawasan Pasar Kokas.

“Terminal ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat. Sampai sekarang belum difungsikan sebagaimana mestinya sehingga aktivitas naik turun penumpang masih terjadi di Pasar Kokas,” ujar Hamzah.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada penataan lalu lintas di pusat distrik. Kendaraan angkutan umum yang seharusnya beroperasi dari terminal terpaksa menunggu penumpang di sekitar pasar sehingga pada jam-jam tertentu sering terjadi kepadatan kendaraan yang mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat.

Hamzah menilai keberadaan terminal yang representatif tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Fasilitas yang tertata dengan baik diyakini mampu meningkatkan pelayanan publik sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarkampung maupun menuju Kota Fakfak.

Ia mengungkapkan Pemerintah Distrik Kokas telah beberapa kali menyampaikan usulan rehabilitasi terminal kepada pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi. Namun hingga kini belum terdapat tindak lanjut yang signifikan untuk merealisasikan perbaikan fasilitas tersebut. “Kami berharap rehabilitasi terminal dapat segera dilakukan agar seluruh aktivitas transportasi berpindah ke lokasi yang telah disediakan pemerintah,” katanya.

Dukungan terhadap percepatan rehabilitasi juga datang dari Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat sekaligus Ketua Pokja Adat, Abdollah Baraweri. Ia menegaskan bahwa keberadaan terminal yang layak sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kokas. Masyarakat pun berharap pemerintah segera mengalokasikan anggaran rehabilitasi agar Terminal Distrik Kokas dapat kembali berfungsi sebagai pusat layanan transportasi yang aman, tertata, dan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Fakfak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....