Perbaikan Solar Dryer Jadi Langkah Tingkatkan Mutu Pala

  • 30 Agt 2026 14:52 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak terus memperkuat penanganan pascapanen pala sebagai bagian dari upaya menjaga mutu sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah tersebut.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperbaiki fasilitas Solar Dryer atau pengering pala yang sebelumnya diberikan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia kepada kelompok tani pekebun pala di Kabupaten Fakfak.

Pada 2023, sebanyak 11 unit kontainer Solar Dryer berukuran 20 feet diberikan kepada masyarakat di Kampung Kuagas, Unipokpok, Mamur, Werabuan, Pirma, Sakartemen, Ubadari, Kramongmongga, Kiat, Wartutin dan Wurkendik.

Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, mengatakan fasilitas tersebut merupakan sarana penting untuk membantu petani melakukan pengeringan pala secara lebih terlindungi, terutama ketika kondisi cuaca tidak mendukung penjemuran terbuka.

“Yang paling penting bukan hanya fasilitasnya diperbaiki dan terlihat bagus, tetapi harus hidup, digunakan dan memberikan manfaat bagi kelompok penerima serta masyarakat,” ujar Widhi.

Seiring pemanfaatan di lapangan, sebagian Solar Dryer mengalami penurunan kondisi sehingga membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan. Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan kemudian melakukan perbaikan secara bertahap agar fasilitas bantuan tersebut tidak menjadi aset yang terbengkalai.

Pada 2026, melalui kerja sama dengan EcoNusa, satu unit Solar Dryer milik kelompok di Kampung Wartutin telah diperbaiki. Sementara melalui dukungan Dana Otonomi Khusus atau Otsus 2026, pemerintah memperbaiki empat unit lainnya di Kampung Kramongmongga, Ubadari, Sakartemen dan Kiat.

“Perbaikan ini kita arahkan untuk memperkuat penanganan pascapanen, menjaga kebersihan dan kualitas pala, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penjemuran secara terbuka,” jelasnya.

Perbaikan meliputi penggantian atap kanopi, penambahan rangka aluminium, perbaikan maupun penggantian rak pengering serta pembenahan sejumlah sarana pendukung lainnya. Sebelumnya, pemerintah juga telah memperbaiki satu unit di Kampung Wurkendik dengan nilai pekerjaan Rp35 juta.

Widhi menegaskan, penentuan prioritas perbaikan tidak hanya mempertimbangkan kondisi fisik fasilitas, tetapi juga kesiapan kelompok penerima dan komitmen untuk memanfaatkan Solar Dryer secara berkelanjutan.

Sementara lima unit lainnya di Kampung Kuagas, Unipokpok, Mamur, Werabuan dan Pirma diproyeksikan mendapatkan perbaikan melalui dukungan anggaran 2027. Rencana tersebut tetap akan mempertimbangkan kondisi fasilitas dan kesiapan kelompok penerima.

“Apalagi masyarakat akan memasuki musim panen pala barat. Kami berharap Solar Dryer yang sudah selesai diperbaiki segera dimanfaatkan, sehingga bantuan pemerintah maupun anggaran daerah, terutama Otsus, benar-benar memberikan manfaat,” kata Widhi.

Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap optimalisasi Solar Dryer dapat mendukung petani menghasilkan pala yang lebih bersih dan berkualitas, meningkatkan nilai tambah serta nilai jual, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada komoditas pala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....