Bank Sampah Fakfak Hijau Apresiasi Bantuan Kendaraan Operasional
- 10 Jun 2026 14:17 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pengelola Bank Sampah Fakfak Hijau, Ris Fandiyanto, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak atas dukungan berupa bantuan peminjaman kendaraan operasional roda tiga. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam meningkatkan pelayanan penjemputan sampah dari masyarakat.
"Saya ucapkan terima kasih banyak dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak yang sudah mensupport kami dengan memberikan bantuan dan meminjamkan kendaraan operasional berupa kendaraan VR roda tiga," kata Ris Fandiyanto.
Menurutnya, keberadaan kendaraan operasional tersebut memberikan dampak positif terhadap aktivitas Bank Sampah Fakfak Hijau, khususnya dalam proses pengumpulan sampah yang telah dipilah oleh masyarakat. Dengan armada sendiri, jadwal pelayanan dapat dilakukan secara lebih teratur.
Ia menjelaskan, penjemputan sampah dari rumah warga kini dijadwalkan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Sementara pada Senin hingga Kamis, pihaknya lebih memfokuskan kegiatan pada proses pengelolaan sampah yang telah terkumpul.
"Untuk penggunaannya, karena sudah ada kendaraan operasional sendiri, jadi kita menjadwalkan penjemputan sampah di masyarakat itu setiap hari Jumat sampai Minggu. Di luar hari itu, Senin sampai Kamis kita fokus untuk pengelolaannya," ujarnya.
Ris mengakui, keterbatasan armada membuat layanan penjemputan sampah baru dapat menjangkau tiga distrik utama, yakni Distrik Fakfak, Distrik Fakfak Tengah, dan Distrik Pariwari. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum terlayani.
| Baca juga: Kerja Sama RRI Buka Ruang Kreativitas Siswa |
"Karena sementara ini kendaraan operasional cuma satu, jadi kita fokusnya di tiga distrik dulu. Jadi mohon maaf untuk yang masih belum bisa terjangkau dengan kendaraan kita untuk penjemputan sampahnya," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya akan terus berupaya mencari solusi agar ke depan layanan penjemputan sampah dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Fakfak. Hal itu dinilai penting untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih merata.
Terkait kapasitas angkut kendaraan, Ris menjelaskan bahwa sampah berbahan plastik relatif mudah diangkut karena ringan. Namun, jenis sampah seperti buku dan kertas memiliki bobot lebih berat sehingga memengaruhi jumlah muatan yang dapat dibawa dalam sekali perjalanan.
"Kalau plastik ringan, bisa diangkut dengan motor VR ini. Tapi kalau buku-buku dan kertas itu berat. Mungkin maksimal sekitar 500 kilogram, apalagi medannya tanjakan dan turunan, jadi tidak bisa terlalu banyak membawa beban berat," jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan memilah sampah dari rumah dengan menyediakan tempat sampah terpilah. Menurutnya, langkah tersebut bukan sekadar menjual wadah sampah, melainkan membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Fakfak.
"Kita sarankan supaya lebih memudahkan masyarakat untuk memilah sampahnya. Itu bukan sekadar kita menjual tempat sampah, tapi kita menciptakan sistem baru, budaya baru di Fakfak agar masyarakat terbiasa memilah sampah dari rumah," pungkasnya. Ris menambahkan, Bank Sampah Fakfak Hijau menerima berbagai jenis sampah seperti karton, kaleng, plastik, dan kertas yang dapat dijemput langsung menggunakan kendaraan operasional yang tersedia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....